Ingin Wajah Cantik Sepanjang Hari? Ini Tip Melihat Skincare Palsu

Ingin Wajah Cantik Sepanjang Hari? Ini Tip Melihat Skincare Palsu
Ratna Listy rutin melakukan perawatan wajah yakni suntik filler untuk tetap awet muda, di Serang, Banten, Kamis 4 Oktober 2018. ( Foto: chairul fikri )
Elvira Anna Siahaan / EAS Selasa, 1 Oktober 2019 | 12:00 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Ramainya dunia kecantikan memang membuat pecinta skincare dihadapkan oleh beragam pilihan. Mulai dari yang murah hingga mahal, lokal maupun internasional, produk-produk kecantikan memiliki fan masing-masing. Tetapi hal utama yang patut diwaspadai adalah keamanannya. Beli skincare yang katanya produk racikan dokter, tetapi dokternya siapa? Kliniknya di mana?Atau klaim produknya halal, tetapi kok tidak ada sertifikasi halal? Jadi ada baiknya simak dulu beberapa tip untuk berbelanja skincare.

1. BPOM
BPOM itu tidak mengeluarkan satu izin untuk semua produk, jadi kalian harus cek kembali, apakah semua produk mereka sudah ada tambahan nomor seri BPOM nya masing-masing. Jangan sampai kita membeli serangkaian perawatan lengkap eh rupanya night cream belum lolos BPOM

2. Memiliki klinik kecantikan sendiri
Produk yang dikeluarkan oleh klinik kecantikan sudah pasti terjamin keamanannya. Dokter akan menyarankan produk sesuai dengan kebutuhan kulit kita. Maka dari itu, sebelum membeli disarankan berkonsultasi kepada dokter yang praktek di klinik tersebut.

3. Tempat produksi
Sebagai pelanggan kekinian, kita harus jeli menelusuri darimana produk-produk ini berasal. Perusahaan kosmetik yang benar dan resmi sudah pasti akan mencantumkan nama dan alamat pabrik tempat mereka memproduksi, sehingga produk-produk tersebut bukan rekayasa.

4. Nama dokter tidak dirahasiakan
Untuk produk-produk yang merupakan racikan dokter, sudah pasti harus mencantumkan nama dan gelar dokternya. Biasanya tertera pula informasi tambahan lokasi klinik atau tempat praktek dokter tersebut.
Selain itu, di era sekarang kalian pun dapat menelusuri berbagai review para beauty vlogger atau dokter-dokter yang ada di media sosial. Mereka banyak mengedukasi masyarakat terutama perihal cara membedakan krim yang aman dan tidak. Dari beberapa video itu, bahkan mereka membandingkan konsentrat skincare yang benar dan "abal-abal" atau palsu. Jangan lupa untuk melihat, cium dan rasakan teksturnya. Sebagai pengguna skincare kita harus ekstra hati-hati mempercayakan diri kepada produk kecantikan. 



Sumber: BeritaSatu.com