Berlaga di Miss International 2019, Jolene Kenakan Kostum Dewi Rengganis

Berlaga di Miss International 2019, Jolene Kenakan Kostum Dewi Rengganis
Jolene Marie Cholock Rotinsulu mengenakan busana rancangan Priyo Oktaviano, salah satu busana yang akan dikenakan di ajang Miss International 2019 di Jepang pada November 2019 ( Foto: Investor Daily/Beritasatu / mardiana makmun )
Mardiana Makmun / MAR Selasa, 15 Oktober 2019 | 04:56 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com - Indonesia kembali mengirim wakilnya di ajang Miss International 2019. Kali ini, Puteri Indonesia Lingkungan 2019 Jolene Marie Cholock Rotinsulu akan berlaga di Miss International 2019 di Tokyo, Jepang. Grand final akan digelar pada 12 November 2019.

Selain menargetkan menyabet gelar Miss International 2019, Jolene juga brharap dapat menyabet The Best National Costume. "Saya akan mengenakan busana nasional karya Diana M.Putri yang terinspirasi oleh Legenda Dewi Rengganis, puteri Raja Brawijaya, yang merupakan salah satu raja Majapahit," kata Jolene.

Konon, Dewi Rengganis memiliki wajah rupawan. Dewi Rengganis dipercaya sebagai penguasa di wilayah Argopuro dan Raung. Dipilihnya tema Dewi Rengganis karena Jolene pernah mendaki Gunung Argopuro, gunung yang memiliki trek pendakian terpanjang di Indonesia dan Jolene berhasik mencapai ketiga puncak yang ada di Gunung Argopuro, yaitu Argopuro, Hyang, dan Rengganis.

"Target saya gak muluk-muluk ya. Tapi saya berharap bisa menang dan memberikan yang terbaik untuk Indonesia," kata Jolene.

Ketua Dewan Pembina Yayasan Puteri Indonesia dan Presiden Komisaris PT.Mustika Ratu Tbk. mengatakan, YPI selalu konsisten mengirim tiga puteri terbaik di ajang internasional. "Pemenang pertama Puteri Indonesia dikirim untuk berlaga di Miss Universe dan pemenang kedua dikirim ke Miss Universe. Ajang ini bukan hura-hura, di sini kita kenalkan industri kecantikan dan fashion Indonesia berbasis budaya ke ajang internasional. Ajang ini juga berhasil membuat fashion designer Anaz Khairunas kebanjiran order dari para Miss Internasional. Ini bukan ajang hura huta tapi upaya menjejakkan kaki Indonesia di dunia," tegas Putri Kuswisnu Wardani.

Diana M Putri, desainer yang dipercaya mendesain kostum Dewi Rengganis menjelaskan kostum yang dirancangnya sesuai dengan karakter Jolene yang anggun dan mandiri."Saya membuat dua outfit untuk busana Dewi Rengganis ini. Bagian dalam berwarna hijau emerald dan luar berwarna earth. Supaya berkilau saya pakai lampu-lampu. Untuk batik yang dipakai sebelumnya saya meriset dulu dan tenyata batik yang dipakai Dewi Rengganis adalah batik poleng dan sulur gringsing," kata Diana.

Pada ajang Miss International 2019, Jolene akan memainkan alat musik Sasando dengan menyanyikan lagu Indonesia dan Jepang sebagai bagian dari unjuk bakat yang akan ditampilkan di sana. Sebagai duta bangsa, Jolene juga akan membawakan oleh-oleh untuk seluruh peserta berupa produk kecantikan dari Beauty Queen Series Mustika Ratu yaitu palet makeup miliknya, The Queen In Me Jolene Limited Edition Palette.

Palet makeup Jolene yang bertema Florescence Khatulistiwa Limited Edition ini terinspirasi dari warna-warni bunga, sesuai dengan kepribadian Jolene yang colorful dan beautiful, terciptalah makeup yang terdiri dari 5 warna highly pigmented eye shadow, 1 warna highlighter, 1 warna contour, 1 warna blush on, dan 1 warna lipstick. Blush on dengan nama Sakura merupakan persembahan Jolene sebagai Miss International Indonesia 2019 yang akan berlaga mengharumkan nama Indonesia di Jepang.

Sebagai wakil Indonesia, perempuan yang lahir di Santa Ana, California pada tanggal 15 Mei 1996 ini telah melakukan banyak persiapan. Tidak ingin kalah dari senior-seniornya yang meraih prestasi di Miss International, Jolene pun bertekad untuk membawa pulang gelar Miss International 2019 ke Indonesia. Berbagai persiapan selama tujuh bulan telah dijalani, salah satunya adalah belajar merias wajah dan tata rambut sendiri.

“Sejak awal terpilih menjadi Puteri Indonesia Lingkungan 2019, saya sudah melatih untuk melakukan persiapan yaitu dengan melakukan perawatan kecantikan luar dan dalam di Taman Sari Royal Heritage Spa, mempelajari teknik merias wajah dan rambut sendiri yang langsung diajarkan oleh Tim Profesional Make Up Artist Mustika Ratu dengan menggunakan pula produk-produk unggulan dari Mustika Ratu Beauty Queen Series,” ungkap Jolene.

Selain itu, Jolene juga mendapatkan banyak pembekalan di berbagai bidang seperti kelas Table Manner dari LPPMS (Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Mooryati Soedibyo), pembekalan tentang current issues, filosofi dan filsafat oleh Ketua Umum Yayasan Puteri Indonesia, Prof. Wardiman Djojonegoro, kelas Bahasa Inggris dengan personal native oleh Wall Street English, pembentukan tubuh (gym) di Celebrity Fitness. Jolene juga mendapat perawatan gigi dari Pure Dental serta perawatan wajah dari Klinik Dermaster Indonesia.



Sumber: Investor Daily