LIP Gaungkan "Wonderful Indonesia" di Bangkok

LIP Gaungkan
Ladies International Program (LIP) di Maleena Coffee Roasters Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu (19/10/2019). ( Foto: Ist )
Hendro D Situmorang / FMB Sabtu, 19 Oktober 2019 | 16:24 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kekayaan nusantara sebagai warisan keberagaman kultur dan seni budaya Indonesia, perlu diperkenalkan dan dipromosikan di mancanegara, tidak hanya di dalam negeri saja. Oleh karena itu, Ladies International Program (LIP) mengenalkan sekaligus mengaungkan "Wonderful Indonesia" yang di dalamnya terdapat kebudayaan nusantara dan pariwisata di Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Bangkok, Thailand.

Ketua Umum LIP, Yulie Nasution mengatakan lembaga yang dipimpinnya ini sebagai wadah yang memperkenalkan dan mempromosikan potensi seni, budaya, kuliner, fashion dan pariwisata dari berbagai daerah di seluruh Indonesia dan mancanegara. Untuk melakukan tugas tersebut, LIP bersinergi dengan Kementerian Pariwisata RI beserta KBRI Thailand di Bangkok.

“Bertempat di kediaman Duta Besar (Dubes) RI untuk Thailand, Ahmad Rusdi beserta istri Anita Rusdi menggelar acara ‘Getting to Know You Indonesia-2019’ pada Rabu (9/10/2019) lalu berjalan sukses dan mendapat apresiasi dari berbagai pihak. Masyarakat Thailand pun menyambut baik dan terpukau dengan semua yang kami pamerkan yang berkaitan dengan Indonesia," kata Yulie dalam keterangannya di Maleena Coffee Roasters Hotel Sari Pan Pacific, Jakarta, Sabtu (19/10/2019) saat syukuran sekaligus pembubaran panitia acara.

Yulie menjelaskan LIP memperkenalkan dan promosikan seni, budaya, kuliner, mode, dan pariwisata Indonesia kepada para duta-duta besar dari berbagai negara yang hadir diundang, para pengusaha Thailand, International Women's Club Thailand (IWC), Dharma Wanita dan organisasi lainnya di Bangkok.

Ketua Pelaksana, Meytha Anton mengungkapkan dalam acara yang diselenggarakan LIP, organisasi dengan visi dan misi memperkenalkan dan mempromosikan potensi alam dan pariwisata dari berbagai daerah di seluruh Indonesia itu, juga menampilkan acara bertajuk pengenalan seni yang berupa seni kerajinan dari berbagai daerah dan potensi pariwisata Tanah Air.

“Kami mengadakan peragaan busana guna dengan memperkenalkan sejumlah kain Nusantara yakni batik, tenun, songket, ulos dari karya para desainer ternama Indonesia seperti Iwan Tirta, Danar Hadi, Enny Josoef dan lainnya dengan model dari berbagai macam usia dari 16-73 tahun. Kami juga peragakan pengantin kerajaan Yogyakarta agar pihak asing tahu bahwa dahulunya ada kerajaan-kerajaan di Indonesia,” ucap dia.

Meytha yang juga salah satu dari founder LIP ini mengatakan pihaknya juga menggelar parade makanan khas Indonesia asal Sumatra Selatan seperti pindang ikan patin, kue srikaya pandan Palembang dan lainnya.

Terakhir mereka mengajak menonton video berbagai potensi alam dan pariwisata yang tersebar di pelosok Nusantara agar dapat dikenal baik di dalam negeri maupun luar negeri dengan tujuan menuju Indonesia yang cerdas dan sejahtera, disegani, dan diapresiasi oleh dunia internasional.

“Alhasil, Duta Besar Ahmad Rusdi dan Ibu Anita Rusdi sangat puas atas program pameran yang perkenalkan dan promosikan semua tentang kekayaan Nusantara. Mereka mengapresiasi atas kerja sama ini karena semua berjalan dengan lancar dan sukses,” ucap Yulie dan Meytha bersamaan.

Sebagai salah satu lembaga, LIP didirikan oleh Yulie Nasution, Annisa Yudhoyono, Hana Fadel Muhammad, Widi Wardhana, Ririen Roy Suryo, Dotty Arwin Rasjid, Meytha Anton, Ello Suhaeli Kalla, Elza Syarief, Ayu Rosan, Titi Hatta, Vicky Dharmawan, dan Devita Rusdy.

“Ke depan kami akan membuat acara yang mungkin hampir serupa di Thailand, Selandia Baru dan Singapura. Saat ini tengah pematangan dahulu dan diagendakan tahun depan 2020. Karena acara ini sukses, saat ini semakin banyak wanita tangguh yang ikut bergabung dan akhirnya dimasukkan ke dalam wadah bernama Star LIB,” tutup keduanya.



Sumber: Suara Pembaruan