Keindahan Venue Ubud Writers & Readers Festival 2019

Keindahan Venue Ubud Writers & Readers Festival 2019
Ketua Tim Pelaksana Calendar of Events Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, mengemukakan rasa takjubnya terhadap keindahan venue Ubud Writers & Readers Festival 2019. (Foto: Kementerian Pariwisata / IST)
Jayanty Nada Shofa / JNS Kamis, 24 Oktober 2019 | 11:39 WIB

UBUD - Para pecinta karya sastra akan turut bersenang di Ubud Writers & Readers Festival 2019 pada 23-27 Oktober 2019. Dijamin semarak, event ini melibatkan pecinta sastra dari 30 negara serta 170 program yang digulirkan di 3 venue. Biar tidak penasaran, yuk kita mengenai tiga venue tersebut.

Dibuka di Puri Saren Agung, Rabu (23/10), Ubud Writers & Readers Festival 2019 ini termasuk dalam Top 100 Calendar of Events Kementerian Pariwisata. Menurut Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kementerian Pariwisata, Muh Ricky Fauziyani, venue acara ini sangat nyaman bagi peserta.

"Festival ini sangat favorit di kalangan pecinta sastra. Banyak faktor yang membuat event ini sangat menarik. Pertama, festival ini mewadahi pecinta sastra. Daya tarik kedua adalah Bali karena siapa yang tidak tertarik datang ke destinasi kelas dunia ini. Yang ketiga adalah venue. Lokasi utama Ubud Writers & Readers Festival 2019 ada di Taman Baca Ubud," paparnya.

Venue Ubud Writers & Readers Festival 2019 memang menarik. Diawali dari Puri Saren Agung yang menjadi venue pembukaan, wisatawan sudah langsung berdecak kagum melihatnya. 

Puri Saren Agung adalah tempat tinggal dari Raja Ubud, Tjokorde Gede Agung Sukawati. Lokasi dari puri Ubud pun berada di tengah-tengah Ubud.

Ketua Tim Pelaksana Calendar of Events Kementerian Pariwisata, Esthy Reko Astuty, berkesempatan mengelilingi puri ini usai pembukaan UWRF 2019. Pujian terus mengalir dari mulutnya atas keindahan venue pembukaan ini.

“Ini tempatnya luar biasa sekali. Tak hanya indah dan sangat terawat, semua bangunannya masih asli dan terjaga. Indah sekali," puji Esthy yang beberapa kali berfoto di Puri Saren Agung.

Sedangkan, venue utama festival berada di Festival Hub @ Taman Baca Ubud. Berada di Jalan Raya Sanggingan, Ubud, tempat ini dikenal dengan kenyamanannya dan rangkaian fasilitas seperti lokasi kuliner, perpustakaan, tempat seminar, coffee shop dan lain-lain. Meski berada di pusat Ubud, Taman Baca dijamin memberikan ketenangan yang dibutuhkan bagi para penulis untuk mencari inspirasi untuk karyanya.

Pesona Festival Hub @ Taman Baca Ubud sangat identik dengan bambu di mana sejumlah bangunan di dalamnya diwarnai dengan instalasi bambu.

Dua venue lainnya tidak kalah menginspirasi yakni Neka Art Museum yang dekat karena masih berada di Jalan Raya Sanggingan, serta Indus Restaurant. 

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kementerian Pariwisata, Rizki Handayani, Ubud adalah tempat yang tepat untuk mereka yang mencari inspirasi.

“Ubud itu dikenal tenang. Banyak wisatawan mancanegara datang ke Ubud untuk menikmati ketenangan yang khas tersebut. Tak heran jika event-event seperti Bali Spirit dan Ubud Writers & Readers Festival selalu diserbu wisatawan. Karena memang lokasinya indah dan nyaman serta tenang. Kalau tidak percaya, silahkan datang dan nikmati keindahan khas Ubud,” paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com