Serunya Famtrip ke Lombok Bersama Media Singapura dan Kemenparekraf

Serunya Famtrip ke Lombok Bersama Media Singapura dan Kemenparekraf
Famtrip yang mengajak media Singapura untuk melihat keindahan wisata bahari Lombok. ( Foto: Kemenparekraf / IST )
Jayanty Nada Shofa / JNS Sabtu, 9 November 2019 | 16:33 WIB

LOMBOK, Beritasatu.com - Kuatkan pasar Singapura, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) gelarkan familiarization trip (famtrip) ke Lombok bagi media asal negara Patung Merlion ini.

Berlangsung pada 6-10 November, media yang diajak adalah Asian Journeys, Sports+ Travel, GAIA Discovery, serta travel blogger Irene Travelogue.

Asisten Deputi I Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Dessy Ruhati optimis famtrip ini dapat memberikan pengalaman yang tak terlupakan. Menawarkan dari wisata pantai, budaya, kuliner hingga desa wisata, para peserta akan takjub dengan keindahan Lombok.

Keseruan famtrip ini sudah dirasakan sejak awal. Pada hari pertama, para peserta diajak untuk menikmati keindahan sunset di Gili Trawangan. Mereka juga diajak menyicipi cita rasa hidangan khas Lombok di Rumah Makan Keker.

Hari kedua tak kalah seru. Keindahan Gili Meno dan Gili Air akan membuat mereka takjub. Tak hanya itu, para peserta akan bepergian ke Desa Gerabah Banyu Mulek.

"Untuk hari ketiga, lebih banyak adventure yang kita berikan. Mereka akan diajak ke Senaru untuk menikmati Air Terjun Tiu Kelep. Mereka juga akan kita ajak ke Elephant Penjaling dan Bukit Malibu. Ini pengalaman berbeda untuk peserta," papar Dessy (8/11).

Di hari selanjutnya, para peserta akan melihat secara langsung Gem Pearl Mutiara Meninting serta desa wisata Sukarara dan Sade. Kemegahan Islamic Center juga turut mereka saksikan. Pada hari terakhir,  Tanjung Aan dan Bukit Merese turut menanti.

Menurut Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani, Singapura termasuk penyumbang wisata mancanegara yang besar bagi Indonesia.

Berdasarkan data BPS, di tahun 2018, kunjungan wisman Singapura ke Tanah Air mencapai 1,77 juta kunjungan. Angka ini menempati urutan ketiga setelah Malaysia (2,50 juta wisman) dan Tiongkok (2,14 juta wisman).

"Faktanya, kunjungan wisman Singapura ke Indonesia sangat tinggi dan bahkan menempati tiga besar. Jika selama ini mereka hanya mengenal Batam dan Bali, kali ini kita ajak ke Lombok, destinasi yang tak kalah indah," paparnya.



Sumber: BeritaSatu.com