Gurihnya Cheesebomb Pizza di Pizza Hut ke-500

Gurihnya Cheesebomb Pizza di Pizza Hut ke-500
Cheesebomb Pizza, inovasi terbaru Pizza Hut Indonesia yang diluncurkan di pembukaan otlet Pizza Hut ke-100 di Goden City, Bekasi Barat. ( Foto: Investor Daily / Mardiana Makmun )
Mardiana Makmun / MAR Minggu, 10 November 2019 | 19:36 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com- Meski berasal dari Italia, pizza sangat digemari di Indonesia.Roti panggang dengan taburan aneka topping itu memang terasa lezat dan gurih di lidah. Gurihnya irisan daging, sosis, atau jamur, terasa nikmat ketika bertemu dengan paprika dan lembutnya keju.

Kepopuleran pizza di Indonesia tak lepas dari peran Pizza Hut yang hadir di Jakarta sejak 35 tahun lalu atau tepatnya pada tahun 1984. Otlet pizza yang hak waralabanya dipegang oleh PT Sarimelati Kencana Tbk.,itu baru saja membuka otlet ke-500 yang berlokasi di Golden City, Bekasi Utara.

Bersamaan dengan pembukaan otlet Pizza Hut ke-500, juga diluncurkan inovasi pizza terbarunya yaitu Cheesebomb Pizza. Cheesebomb Pizza memiliki empat rasa keju berbeda, yaitu original, barbeque, salsa, dan truffle yang tersedia sebagai pinggiran ataupun topping. Begitu diangkat irisan pizzanya, kejunya langsung melar dan gurih di lidah.

Presiden Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk.Steven Christopher Lee mengatakan, hadirnya otlet ke-500 merupakan wujud cinta dan terima kasih Pizza Hut Indonesia kepada seluruh masyarakat, “Kami memiliki komitmen untuk terus dapat menyajikan Pizza terbaik dengan beragam pilihan dan harga yang bersahabat bagi keluarga Indonesia. Dengan menghadirkan outlet ke-500 ini merupakan upaya kami untuk terus mendekatkan diri kepada masyarakat yang ingin merasakan pizza favorit nomor satu di Indonesia. Hadirnya outlet ini juga menandakan keberlanjutan bisnis Pizza Hut Indonesia yang mampu bertahan hingga 35 tahun di tengah persaingan yang semakin kompetitif," kata Christopher Lee di Jakarta, Kamis (7/11).


Target 15%
Seperti diketahui, sektor industri makanan dan minuman terus mengalami peningkatan setiap tahunnya dan memiliki potensi yang sangat besar. Berdasarkan data dari Kementerian Perindustrian hingga triwulan I 2019, pertumbuhan produk domestik bruto (PDB) industri makanan dan minuman mencapai 7% dan telah berkontribusi terhadap PDB sebesar 36% dan diprediksi hingga akhir tahun 2019, industri makanan dan minuman masih dapat berkembang hingga 9%.

Tingginya pertumbuhan PDB dari industri makanan dan minuman di Indonesia tentunya memberikan peluang bagi PT Sarimelati Kencana Tbk. untuk terus mengembangkan bisnisnya di Indonesia dan mengukuhkan posisi sebagai pemegang waralaba pizza nomor satu di Indonesia. Hal ini tentu saja akan memberikan dampak positif terhadap perekonomian Indonesia serta membuka lapangan pekerjaan di sektor industri makanan dan minuman.

“Saat ini kami telah memiliki Iebih dari 15.000 karyawan yang tersebar di seluruh Indonesia. Kami meyakini Pizza Hut Indonesia akan terus bertumbuh dan dapat memberikan kontribusi besar bagi negara. Untuk itu, kami akan terus menghadirkan berbagai inovasi dan terus konsisten memberikan yang terbaik bagi keluarga Indonesia,” ungkap Direktur PT Sarimelati Kencana Tbk. Jeo Sasanto.

Layanan terbaik itu diantaranya adalah memberikan promo spesial di seluruh otletnya berupa pembelian pizza kedua hanya seharga Rp 500, yang berlaku untuk dine in mulai dari tanggal 5 November hingga 7 November 2019. Secara khusus untuk otlet Pizza Hut Restaurant Golden City, Bekasi Utara, dibagikan voucher pizza gratis untuk pelanggan yang melakukan pembelian di otlet tersebut mulai 29 Oktober 2019 sampai 12 November 2019.

Per akhir Oktober 2019, Pizzza Hut Indonesia telah mencatatkan penjualan bersih sebesar Rp2,9 triliun atau naik 14,2% dari penjualan di periode yang sama tahun sebelumnya. Tumbuhnya penjualan kami juga diikuti dengan tumbuhnya Iaba bersih menjadi Rp149 miliar atau setara dengan pertumbuhan sebesar 47% dibanding tahun Ialu. “Sampai akhir 2019, kami menargetkan penjualan bersih naik sebesar 15% dan pada 2020 akan membuka beberapa otlet lagi di kota-kota di Indonesia,” tutup Christopher Lee.



Sumber: Investor Daily