Momentum Berwisata dan Investasi di Batam International Expo

Momentum Berwisata dan Investasi di Batam International Expo
Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani menganggap International Batam Expo 2019 sebagai prioritas kunjungan. ( Foto: Kemenparekraf / IST )
Jayanty Nada Shofa / JNS Selasa, 19 November 2019 | 11:51 WIB

BATAM, Beritasatu.com - Menyambut hari jadinya yang ke-190, International Batam Expo 2019 digelar pada 11-15 Desember 2019.

Selama lima hari, event ke-16 ini akan menyajikan enam konten beragam di Dataran Engku Putri, Batam Center, Kota Batam, Kepulauan Riau (Kepri). Kemeriahan pesta ini memiliki rangkaian panjang, seperti Pameran Produk Unggulan hingga Investasi dan Pariwisata. Ada juga konten Pameran Produk UKM, Kenduri Seni Melayu, Festival Coffee & Food, sekaligus Aneka Hiburan dan Lomba.

“International Batam Expo 2019 menjadi momentum spesial. Ada banyak potensi pariwisata unggulan yang akan digelar. Komposisinya lengkap mulai dari budaya, produk kreatif, kuliner, hingga aktivitas bisnis yang menjanjikan. Silahkan berinvestasi di Batam karena pariwisata tumbuh pesat di sini,” terang Kadisbudpar Kota Batam Ardiwinata, Minggu (17/11).

Seiring dengan tumbuhnya sektor pariwisata, pertumbuhan ekonomi dan investor meningkat. Kini, pertumbuhan ekonomi Batam berada di angka 4,72%; sebuah peningkatan pesat sebesar 0,22% dari tahun 2018. Sebelumnya, perekonomian Batam sempat terpuruk tahun 2017 dengan kisaran 2,19% namun berhasil pulih dengan pertumbuhan signifikan sektor pariwisata yang diikuti arus investasi.

Salah satu investor adalah PT Pulau Bintang Emas dengan investasi Rp11 triliun yang digunakan untuk pengembangan Resor Kepri Coral. Terletak di Pulau Pengalap, Galang, Batam, keeksotisan pemandangan bawah lautnya telah memikat hati 300 ribu hingga 500 ribu wisatawan per tahunnya.

Tak hanya itu, Pelindo I juga sudah lebih dahulu berinvestasi sebesar Rp 1,2 triliun di awal April 2019 untuk pengembangan Pelabuhan Batuampar, Kota Batam.

Melihat ketertarikan investor di Batam, Kepala Dinas Pariwisata Kepri Buralimar menyatakan International Batam Expo 2019 menjadi momentum tepat untuk liburan dan berinvestasi dan menjalin relasi bisnis.

Tak hanya itu, pergerakan wisman kini tercatat sangat positif di Batam. Dari rentang Januari-Juli 2019, pergerakan wisman tumbuh 4,06% dari periode sama tahun sebelumnya. Jumlah riil arus wismannya sekitar 1,086 Juta orang. 

Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional I Kemenparekraf Dessy Ruhati menganggap event ini baik untuk branding destinasi terutama untuk menjadi destinasi pilihan untuk menikmati pesta perayaan Tahun Baru 2020. 

Adapun konten yang ditawarkan beragam seperti Festival Coffee & Food juga Pameran Produk UKM. Tak hanya berbagai varian kopi nusantara di Batam, para pengunjung dapat menikmati kuliner khasnya seperti Mie Lendir, Mie Sagu, Gonggong, Sop Ikan Batam, Luti Gendang, juga Bingka Bakar.

Produk UKM yang dapat dibeli sebagai oleh-oleh juga menanti para pengunjung. Di antara lainnya, Coklat Rocklate, Kek Pisang Villa, Layers Batam Lamoist, Kue Batang Buruk Q-Ko Snack, Brownis Lava, hingga Teh Bunga Rosella. Ada juga Keripik Kari Fartiana hingga Kaus T-Obenk.

Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Kemenparekraf Rizki Handayani menganggap International Batam Expo 2019 sebagai prioritas kunjungan.

“International Batam Expo 2019 menjadi destinasi yang wajib dikunjungi pada Desember nanti. Sebab, ada banyak kemeriahan di sana dan semuanya menarik. Wisatawan bahkan bisa mengembangkan relasi bisnis di sana. Selagi ada waktu, wisatawan bisa mulai mengatur perjalanan ke Batam dari sekarang,” tutup Rizki.



Sumber: BeritaSatu.com