Wishnutama: Quality Tourism Sebagai Paradigma Baru Wisata

Wishnutama: Quality Tourism Sebagai Paradigma Baru Wisata
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio dalam kunjungan kerja perdananya ke Bali, Jumat (22/11). ( Foto: Kemenparekraf / IST )
Jayanty Nada Shofa / JNS Sabtu, 23 November 2019 | 17:03 WIB

BALI, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) serta Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio memaparkan paradigma baru yakni quality tourism pada kunjungan kerja perdananya ke Bali.

Bersama Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Angela Tanoesoedibjo, Wishnutama menjadi pembicara kunci dalam acara 'Indonesia Tourism Outlook 2020' di Bali Nusa Dua Convention Center, Jumat (22/11).

Dalam pemaparannya, sesuai dengan arahan Presiden Joko 'Jokowi' Widodo, pembangunan pariwisata kini tidak berorientasi pada jumlah, melainkan pada qualitas ('quality tourism').

"Pariwisata yang berkualitas dan bukan pariwisata massal. Jadi, salah satu strateginya adalah menyasar segmen wisatawan dengan tingkat pengeluaran yang tinggi," ujarnya.

Dalam pelaksanaan paradigma ini, Wishnutama menargetkan pengembangan dalam berbagai aspek. Di antaranya, peningkatan produk ekspor ekonomi kreatif, SDM pariwisata, kemudahan perizinan usaha bagi investor.

"Beberapa hal utama lainnya yakni nilai tambah dari industri dan ekonomi kreatif, daya dukung lingkungan, dan menciptakan citra pariwisata berdaya saing tinggi dengan karakter lokal dan nusantara," tambah Wishnutama.

Dalam kunjungan kerjanya ke Bali, Wishnutama dan Angela bertemu dengan Wakil Gubernur Bali Cok Ace yang menjamu keduanya dengan makan siang di Puri Santrian, Bali. Dilanjutkan dengan kunjungan ke Rumah Dinas Wayan Koster, Gubernur Bali, kedua belah pihak sepakat memiliki persepsi dan komitmen yang sama dalam memajukan pariwisata Bali dan Indonesia.

Bersama Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Bali Ray Suryawijaya, kunjungan kemudian berlanjut ke salah satu venue yang akan digunakan untuk penyelenggaraan event di kawasan Kantor Bupati Bandung.

“Posisi Bali sangat penting sebagai ibu kota pariwisata Indonesia yang mendatangkan hampir 40 persen wisatawan ke Indonesia. Jadi, saya melakukan kunjungan kerja sebagai Menparekraf ke Bali. Selanjutnya, saya akan berkunjung ke destinasi-destinasi lain yang saya yakin potensinya tak kalah besarnya dengan Bali," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com