Opsi Baru Penerbangan Wisatawan Rusia ke Bali

Opsi Baru Penerbangan Wisatawan Rusia ke Bali
Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi pada acara Destination Gathering yang diselenggarakan KBRI Moskwa bekerja sama dengan PAKS Travel, salah satu operator tur terbesar di Rusia dan Turkish Airlines di Moskwa, Rusia, Kamis, 28 November 2019. ( Foto: Istimewa / KBRI Moskwa )
Asni Ovier / AO Selasa, 3 Desember 2019 | 08:21 WIB

Moskwa, Beritasatu.com - Warga Rusia kini semakin mudah untuk berwisata ke Indonesia, khususnya Bali. Banyak pilihan jalur penerbangan untuk mencapai Bali dan daerah-daerah lainnya di Indonesia. Dengan telah diluncurkannya rute baru penerbangan Moskwa-Istanbul-Denpasar sejak 17 Juli 2019 oleh maskapai penerbangan Turkish Arlines, diharapkan dapat lebih meningkatkan arus wisatawan Rusia ke Indonesia.

Hal tersebut disampaikan Duta Besar Republik Indonesia untuk Federasi Rusia merangkap Republik Belarusia, M Wahid Supriyadi pada acara "Destination Gathering" yang diselenggarakan KBRI Moskwa bekerja sama dengan PAKS Travel, salah satu operator tur terbesar di Rusia dan Turkish Airlines di Moskwa, Rusia, Kamis (28/11/2019).

Dalam keterangan KBRI Moskwa yang diterima di Jakarta, Selasa (3/12/2019) disebutkan, pertemuan itu dihadiri oleh 30 perwakilan dari berbagai agen wisata Rusia yang sebagian besar pernah berkunjung ke Bali. Menurut PAKS, pihaknya menerima konfirmasi dari 111 orang yang ingin hadir pada acara ini, namun dibatasi hingga 30 agen wisata karena keterbatasan tempat.

Dalam pertemuan tersebut, Dubes Wahid mengemukakan bahwa Indonesia baru saja terpilih sebagai "Best Country to Travel 2019" menurut artikel Conde Nast Traveller. Tidak mengherankan jika jumlah wisatawan Rusia ke Indonesia terus meningkat.

“Hal ini tidak terlepas dari upaya dan kerja sama berbagai pihak, baik pemerintah Indonesia, maupun tour operator, agen wisata, media dan perusahaan penerbangan dalam mempromosikan destinasi wisata Indonesia kepada masyarakat Rusia,” kata Dubes Wahid.

Pada periode Januari-September 2019, jumlah kunjungan wisatawan Rusia ke Indonesia telah naik 19,7% atau sekitar 106.000 orang, dibandingkan dengan periode yang sama tahun 2018 sebanyak 91.500 orang. Pada 2018 wisatawan Rusia ke Indonesia sebanyak 125.700 orang, naik 6,95% dari 2017.

Destinasi wisata Indonesia, khususnya Bali, dapat masuk dalam radar wisatawan Rusia yang berkunjung ke Turki karena Bali masih menjadi destinasi utama turis Rusia ke Indonesia. Namun, Indonesia memiliki banyak destinasi wisata selain Bali yang dapat dikunjungi warga Rusia.

Dalam "Destination Gathering" tersebut, Edi Suharto, Minister Counsellor Ekonomi KBRI Moskwa, memaparkan destinasi-destinasi yang dapat menjadi pilihan wisatawan Rusia, yaitu Danau Toba, Labuan Bajo, Borobudur, Pantai Likupang, dan Mandalika.

Untuk lebih mempromosikan destinasi wisata Indonesia di Rusia, kegiatan gathering semacam ini telah secara rutin dilakukan KBRI Moskwa. Di sepanjang 2019, KBRI Moskwa telah menggandeng sejumlah operator tur Rusia, seperti Coral, TUI, dan Pacific Holidays serta beberapa maskapai penerbangan seperti Qatar Airways, Rossiya, dan Singapore Airlines.

KBRI Moskwa juga berupaya mendorong peningkatan wisatawan Rusia ke Indonesia dengan melakukan berbagai program kegiatan bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata Indonesia, seperti sales mission, joint promotion programme, partisipasi pada pameran pariwisata, familiarization trip, serta penyelenggaraan Festival Indonesia yang rutin diselenggarakan KBRI Moskwa sejak 2016.



Sumber: Suara Pembaruan