Event Olahraga Diharapkan Dongkrak Pariwisata

Event Olahraga Diharapkan Dongkrak Pariwisata
Berlangsungnya pembukaan puncak acara Festival SKJ Jadoel di Pantai Marina, Wakatobi, Minggu 15 Desember 2019. ( Foto: Kemenpora )
Jayanty Nada Shofa / JNS Minggu, 15 Desember 2019 | 14:51 WIB

WAKATOBI, Beritasatu.com - Event olahraga berskala besar tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga pariwisata Tanah Air.

Begitulah harapan Suryati selaku Sekretaris Deputi Pembudayaan Olahraga Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) pada puncak acara Festival SKJ Jadoel di Pantai Marina, Wakatobi, Minggu (15/12/2019).

SKJ

Berlangsungnya Festival SKJ Jadoel di Pantai Marina, Wakatobi, dengan berbagai peserta lintas umur, Minggu 15 Desember 2019.

Digelar oleh Kemenpora di 34 provinsi sepanjang tahun 2019, masyarakat diajak untuk kembali melakukan SKJ, rangkaian senam yang sangat diminati sejak 1980an, dengan Wakatobi sebagai titik pemberhentian terakhir. Sebuah kelanjutan dari acara serupa di tahun sebelumnya, Festival SKJ Jadoel di Wakatobi berhasil menarik 25 ribu peserta.

"Wakatobi ini adalah daerah wisata yang sudah terkenal keindahan alam bawah lautnya. Jika event olahraga ini bisa menarik perhatian banyak orang, bukan tidak mungkin akan mendukung sektor pariwisata. Jadi, olahraganya jalan, wisatanya juga terbantu," ujar Suryati.

SKJ

Sekretaris Deputi Pembudayaan Olahraga Kemenpora Suryati dan Bupati Wakatobi Arhawi sepakat dengan adanya sport tourism.

Bupati Wakatobi Arhawi pun menyetujui pelaksanaan event olahraga berskala besar maupun internasional dapat berkontribusi terhadap sektor pariwisata.

"Saya kira apabila setiap kementerian punya inisiatif menggeser agenda nasionalnya ke daerah, ini akan bagus sekali karena dapat membantu sektor pariwisata," ujar Arhawi.

Saat ini, Wakatobi sudah ditetapkan sebagai salah satu dari sepuluh destinasi wisata nasional oleh pemerintah pusat.

"Akselerasinya akan semakin kelihatan. Bayangkan saja kalau Festival dan Lomba SKJ Jadoel ini bisa terpromosikan secara baik dan diikuti oleh peserta dari provinsi dan kabupaten seluruh Indonesia, saya pastikan akan berdampak pada sektor lain, seperti ekonomi dan pariwisata," ujarnya.



Sumber: PR