Shihlin Berencana Tambah 70 Gerai Baru di Sejumlah Kota

Shihlin Berencana Tambah 70 Gerai Baru di Sejumlah Kota
Direktur Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetik (LPPOM) Majlis Ulama Indonesia (MUI), Lukmanul Hakim memberikan sertifikan Halal MUI kepada Direktur Utama, Shihlin Taiwan Street Snacks, Janes Sudarto, di kawasan Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Indah Handayani )
Indah Handayani / FER Kamis, 16 Januari 2020 | 15:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Shihlin Taiwan Streets Snacks menargetkan penambahan 70 gerai baru di tahun 2020. Pembukaan gerai tersebut, meliputi wilayah Sumatera, Jawa, dan Kalimantan. Pembukaan gerai tersebut, rencananya tidak hanya dilakukan di kota-kota besar, namun juga menyasar kota tingkat dua dan beberapa kota satelit.

Kolaborasi Pertama Kopi dan Chinese Food

Direktur Utama Shihlin Taiwan Street Snacks, Janes Sudarto, mengatakan, pembukaan gerai baru itu sejalan dengan strategi bisnis Shihlin untuk terus melakukan ekspansi agar tetap menjadi pilihan nomor satu masyarakat Indonesia yang menyukai jajanan snack ayam cepat saji.

Hadir pertama kali di Indonesia pada 2008, Shihlin saat ini telah memiliki 135 gerai yang tersebar tidak hanya di pulau Jawa, tetapi juga di Bali, Sumatra, dan Kalimantan. Pencapaian tersebut juga semakin memperkuat posisi Shihlin sebagai pemimpin pasar di Indonesia untuk jenis jajanan ayam cepat saji khas Taiwan dengan pangsa pasar hampir 40 persen.

"Pertumbuhan gerai juga akan menopang pendapatan kami pertahunnya. Untuk itu, pertambahan gerai sangatlah penting bagi kami. Tujuan kami, bisa menguasai pasar hingga 60 persen kedepannya,” ungkap Janes Sudarto disela penyerahan sertifikasi Halal kepada Shihlin di Jakarta, Kamis (16/1/2020).

The Sadara Hadirkan Nuansa Baru di Industri Kuliner

Menurut Janes, selain pembukaan gerai, hadirnya sertifikasi Halal juga akan mampu menggenjot pendapatan perusahaanya. Sebab, dengan demikian makin banyak lagi konsumen yang sudah yakin bahwa makanan yang disajikannya sudah sesuai dengan syarat kehahalaln Sehingga akan lebih banyak lagi konsumen yang mau mencoba produknya.

"Kehalalan produk juga menjadi prioritas utama Shihlin. Dengan diraihnya sertifikasi halal MUI, konsumen mendapat kepastian bahwa produk Shihlin telah teruji kualitasnya dan dijamin kehalalannya sehingga memberikan rasa aman dan nyaman saat mengonsumsi produk yang disajikan," tegasnya.

Janes menambahkan, Shihlin secara konsisten mengimpor bumbu langsung dari Taiwan untuk menjaga keaslian dan kekhasan cita rasa. Sedangkan untuk mempertahankan kualitas kesegaran produk. Bahan inti seperti daging ayam, jamur dan ubi, Shihlin menggunakan bahan baku lokal dengan proses seleksi supplier yang ketat.

Kuliner Lapis Van Java Terus Berinovasi

“Kami akan terus berupaya memberikan pelayanan dan pengalaman menikmati jajanan ayam khas Taiwan yang istimewa untuk masyarakat Indonesia. Dengan sertifikat yang kami miliki sekarang, kami akan konsisten menjaga kualitas produk dan menjangkau lebih banyak daerah di Indonesia sehingga semakin banyak orang dapat mencicipi,” tutup Janes.



Sumber: Investor Daily