Bisnis Kuliner Vegetarian Kian Menggeliat

Bisnis Kuliner Vegetarian Kian Menggeliat
Pelaku bisnis kuliner vegetarian yang juga peserta Vegan Festival 2020 di Grancity Surabaya, Kamis (16/1/2020). ( Foto: Beritasatu Photo / Amrozi Amenan )
Amrozi Amenan / FER Kamis, 16 Januari 2020 | 22:27 WIB

Surabaya, Beritasatu.com - Bisnis kuliner vegetarian di 10 kota di Jawa Timur (Jatim) kian menggeliat. Jenis bisnis ini, diprediksi akan terus mengalami pertumbuhan, seiring dengan banyaknya pecinta kuliner yang beralih ke gaya hidup sehat.

Kempar Bidik Wisatawan Vegetarian Asal India

Ketua Indonesia Vegetarian Society (IVS) Jawa Timur, Susanto mengatakan, tren pertumbuhan kuliner vegetarian tercermin dari gelaran Vegan Festival.

"Pada awal digelarnya acara ini pada 2012, IVS mengalami kesulitan mencari pelaku bisnis vegetarian untuk membuka tenan. Waktu itu, hanya ada 2 peserta di Surabaya dan itupun berasal usaha rumah tangga. Ditambah lagi, jumlah pengunjung acara itu juga hanya mencapai 3.000 orang," kata Sutanto di sela pembukaan Vegan Festival di Grand City Surabaya, Kamis (16/1/2020).

Sutanto mengatakan, pada kegiatan yang sama pada 2019 lalu, jumlah peserta meningkat cukup drastis, yakni mencapai 20 pelaku bisnis vegetarian dan jumlah pengunjung sebanyak 20.000 orang.

Kapsul Rumput Laut Sasar Konsumen Vegetarian

"Pada Vegan Festival 2020 dengan tema Back to Nature pada 16-19 Januari 2020 yang merupakan tahun ke-9 itu diikuti oleh 40 peserta. Jumlah pengunjung pun diprediksi akan bertambah seiring dengan pertumbuhan jumlah peminat kuliner vegetarian. Kami targetkan jumlah pengunjung bisa mencapai 30.000 orang," kata Sutanto.

Vegan Festival 2020

Sutanto menyatakan, bisnis kuliner vegetarian tidak hanya berkembang di Surabaya, tetapi juga di 10 kabupaten di Jawa Timur seperti Jember, Banyuwangi, Kediri, Mojokerko, Malang dan lainnya. Saat ini jumlah pelaku bisnis kuliner vegetarian baik dari kalangan Usaha Kecil dan Menengah (UKM) atau pemilik restoran mencapai 50 orang. Jumlah itu meningkat lebih dari 100 persen dalam lima tahun terakhir.

"Jumlah pelaku usaha bisnis kuliner vegetarian akan terus bertambah karena kesadaran masyarakat untuk hidup sehat juga meningkat," ungkapnya.

Citilink Tawarkan Menu Vegetarian

Menurut Sutanto, saat ini masyarakat masih membutuhkan sosialisasi yang lebih banyak tentang makanan nabati (vegan), terutama kepada mereka yang masih mempersepsikan kalau makanan vegan memiliki kandungan gizi yang rendah. "Kita gelar Vegan Festival juga untuk mendukung sosialisasi pola hidup sehat berbasis vegan,” tandas Sutanto.

Saat ini, lanjut dia, di Surabaya konsep pola hidup sehat berbasis nabati telah menjadi tren tersendiri di kalangan masyarakat, menjadi salah satu pola makan untuk diet dan telah diterapkan di beberapa sekolah. Secara perlahan banyak masyarakat yang telah beralih menjadi seorang vegan dengan tidak mengonsumsi makanan atau minuman serta menggunakan produk yang berasal dari hewani.

"Dengan menjadi seorang vegan, kita telah ikut serta dalam menyelamatkan dunia dari kelaparan, mengurangi dampak kerusakan lingkungan, efek global warming dan menjaga kesehatan kita,” papar Sutanto.



Sumber: Investor Daily