Pemerintah Siapkan Diskon untuk 430.000 Tiket Pesawat PP

Pemerintah Siapkan Diskon untuk 430.000 Tiket Pesawat PP
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam konferensi pers di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu (29/2/2020). (Foto: Beritasatu.com / Thresa Sandra Desfika)
Thresa Sandra Desfika / FMB Sabtu, 29 Februari 2020 | 17:35 WIB

Tangerang, Beritasatu.com - Pemerintah menyiapkan sebanyak 430.000 kursi pesawat yang akan mendapatkan diskon tarif penerbangan domestik ke 10 destinasi wisata selama periode 1 Maret-31 Mei 2020. Diskon tarif penerbangan yang bisa mencapai 50 persen itu berlaku dari semua bandara yang memiliki rute ke 10 destinasi maupun sebaliknya atau pergi pulang (PP).

Adapun 10 destinasi wisata yang dimaksud, antara lain Batam, Denpasar, Yogyakarta, Labuan Bajo, Lombok, Malang, Manado, Silangit, Tanjung Pandan, serta Tanjung Pinang.

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi menyampaikan, diskon tarif penerbangan itu disiapkan sebanyak 25 persen dari total kapasitas setiap penerbangan dari dan ke 10 destinasi itu.

"Jumlah yang akan mendapat diskon sebanyak 430.000 orang," ungkap Budi Karya dalam konferensi pers di Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang pada Sabtu (29/2/2020).

Budi menyebutkan, pemerintah menyiapkan anggaran lebih dari Rp 500 miliar untuk diskon tersebut. Dengan angka itu, besaran potongan yang didapat perpenumpangnya bisa mencapai 30 persen. Kemudian, PT Pertamina memberikan potongan harga avtur di 10 bandara di destinasi wisata yang ditetapkan sehingga dapat memotong 15 persen harga tiket yang disiapkan untuk didiskon di setiap penerbangannya. Selain itu, PT Angkasa Pura I, Angkasa Pura II, dan AirNav Indonesia juga berkontribusi memberikan potongan dan karenanya dapat mengurangi harga tiket pesawat sekitar 5 persen.

"Yang diberikan untuk masyarakat itu potongannya menjadi sekitar 50 persen untuk 25 persen seats pada setiap penerbangan ke dan dari 10 destinasi wisata. Ini berlaku tiga bulan mulai 1 Maret sampai 30 Mei 2020," lengkap Menhub.



Sumber: BeritaSatu.com