BPS Sebut Kunjungan Wisman Januari Belum Terdampak Corona

BPS Sebut Kunjungan Wisman Januari Belum Terdampak Corona
Ilustrasi wisatawan mancanegara. ( Foto: Antara / Muhammad Adimaja )
Herman / WBP Senin, 2 Maret 2020 | 14:29 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Wabah virus corona atau Covid-19 di Tiongkok yang telah menyebar ke banyak negara di dunia belum terlalu signifikan memengaruhi jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia pada Januari 2020 mencapai 1,27 juta kunjungan, naik sebesar 5,85 persen dibanding Januari 2019 yang berjumlah 1,20 juta kunjungan. Sementara dibandingkan Desember 2019, jumlah kunjungan wisman Januari 2020 mengalami penurunan sebesar 7,62 persen.

“Dampak wabah virus corona baru terlihat di minggu-minggu terakhir Januari 2020, terutama kunjungan wisman dari Tiongkok, Malaysia, dan Singapura. Tetapi secara total jumlah kunjungan wisman masih naik 5,85 persen dibandingkan Januari 2019 karena tertolong oleh momen Imlek,” kata Deputi Bidang Statistik, Distribusi dan Jasa BPS, Yunita Rusanti di gedung BPS, Jakarta, Senin (2/3/2020).

Baca juga: Januari, Jumlah Kunjungan Wisman ke RI Naik Jadi 1,27 Juta

Dia menyampaikan, jumlah kunjungan wisman di Januari 2020 ini terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 796.930 kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 307.610 kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 167.540 kunjungan.

Jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang datang melalui pintu masuk udara mengalami kenaikan sebesar 12,77 persen dibanding bulan yang sama tahun sebelumnya. Sedangkan dibanding Desember 2019, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia yang melalui pintu masuk udara pada Januari 2020 mengalami penurunan 5,01 persen.

Baca juga: Di Bawah Target, Kunjungan Turis Asing 2019 16,1 Juta

Dari 1,27 juta kunjungan, Yunita menyampaikan wisman yang datang dari wilayah Timur Tengah memiliki persentase kenaikan paling tinggi dibanding Januari 2019, yaitu sebesar 66,91 persen, sedangkan persentase penurunan hanya terjadi pada wisman dari ASEAN, yaitu sebesar 1,57 persen.

Sementara menurut kebangsaan, kunjungan wisman yang datang ke Indonesia paling banyak berasal dari Malaysia sebanyak 206.500 kunjungan (16,24 persen), diikuti Tiongkok 181.300 kunjungan (14,25 persen), Singapura 138.600 kunjungan (10,90 persen), Australia 117.300 kunjungan (9,22 persen), dan Timor Leste 110.400 kunjungan (8,68 persen).

Untuk transportasi nasional, Yunita menyampaikan jumlah penumpang angkutan udara domestik yang diberangkatkan pada Januari 2020 sebanyak 6,3 juta orang atau turun 9,85 persen dibanding Desember 2019. Jumlah penumpang tujuan luar negeri (internasional) turun 2,225 menjadi 1,7 juta orang.

Untuk jumlah penumpang angkutan laut dalam negeri yang diberangkatkan pada Januari 2020 tercatat 2,2 juta orang atau turun 4,10 persen dibanding Desember 2019. Jumlah barang yang diangkut turun 3,7 persen menjadi 25,1 juta ton. Sementara jumlah penumpang kereta api yang berangkat pada Januari 2020 sebanyak 34,1 juta orang atau turun 8,89 persen dibanding Desember 2019. Serupa dengan jumlah penumpang, jumlah barang yang diangkut kereta api mengalami penurunan 2,03 persen menjadi 4,5 juta ton.



Sumber: BeritaSatu.com