Tidak Terganggu Virus Corona, Garuda Indonesia Tetap Layani Penerbangan ke Seoul

Tidak Terganggu Virus Corona, Garuda Indonesia Tetap Layani Penerbangan ke Seoul
Ilustrasi Garuda Indonesia (Foto: Istimewa)
Faisal Maliki Baskoro / FMB Kamis, 5 Maret 2020 | 19:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Maskapai nasional Garuda Indonesia memastikan layanan operasional penerbangan dari dan menuju Korea Selatan yang dilanda wabah virus corona hingga saat ini tetap beroperasi dengan normal.

Hal ini menyusul kebijakan yang ditetapkan Kementerian Luar Negeri terkait larangan masuk dan transit ke Indonesia bagi para pendatang yang dalam 14 hari terakhir melakukan perjalanan di sejumlah kota di Iran, Italia, dan Korea Selatan.

Direktur Utama Garuda Indonesia Irfan Setiaputra mengungkapkan, dengan adanya kebijakan larangan masuk tersebut, saat ini Garuda Indonesia terus melakukan koordinasi intensif dengan kementerian dan otoritas terkait agar kebijakan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan baik, khususnya dalam hal tindakan preventif yang perlu dilakukan dari segi operasional penerbangan guna memitigasi risiko penyebaran Covid-19 dari dan ke negara ataupun kota-kota yang terdampak.

"Saat ini Garuda Indonesia melayani sebanyak 14 frekuensi penerbangan dari dan menuju Bandara Incheon, Seoul setiap minggunya yang terdiri dari rute penerbangan Jakarta - Seoul dan Denpasar - Seoul yang masing masing dilayani sebanyak tujuh kali per minggu," ungkap Irfan dalam keterangannya, Kamis (5/3/2020).

Dia menambahkan, Garuda Indonesia secara konsisten telah melakukan langkah-langkah preventif guna mengantisipasi penyebaran Covid-19 melalui pelaksanaan disinfeksi pesawat, penyediaan sarana hand sanitizer, dan masker untuk kebutuhan awak pesawat dan kebutuhan mendesak penumpang, penggantian HEPA filter pada armada yang digunakan untuk penerbangan ke dan dari destinasi yang terdampak penyebaran Covid-19, serta pemeriksaan rutin kepada awak kabin yang bertugas pada saat sebelum dan setelah bertugas.

"Garuda Indonesia akan terus memantau situasi terkini atas perkembangan epidemi Covid-19 dan berkoordinasi dengan kementerian dan otoritas terkait untuk mengambil tindakan yang sekiranya diperlukan guna pencegahan penyebaran Virus Covid-19 ini," ungkap Irfan.



Sumber: BeritaSatu.com