Kampanye #DonasikanOngkosmu Digaungkan

Kampanye #DonasikanOngkosmu Digaungkan
Kampanye Donasikan Ongkosmu digaungkan Dentsu Aegis Network (DAN) Indonesia, sebagai kontribusi sosial terhadap dampak virus corona (Covid-19) kepada pekerja lapangan, khususnya driver online. ( Foto: ist / ist )
Mardiana Makmun / MAR Minggu, 29 Maret 2020 | 06:28 WIB

JAKARTA, Beritasatu.com – Tak semua orang bisa melakukan program work from home (WFH) di tengah meluasnya penyebaran virus Covid 19. Terutama pekerja harian di lapangan, seperti driver ojek online (ojol). Para pekerja ini terpaksa tetap berburu rezeki, meskipun faktanya sepi.

Kondisi ini menggugah banyak orang untuk ikut menyisihkan rezekinya bagi pekerja lapangan yang kurang beruntung. Hingga akhirnya lahirlah kampanye #DonasikanOngkosmu. Kampanye di media sosial #DonasikanOngkosmu digaungkan Dentsu Aegis Network (DAN) Indonesia, sebagai kontribusi sosial terhadap dampak virus corona (Covid-19) kepada pekerja lapangan, khususnya driver online.

Sebagai perusahaan periklanan global, Dentsu terus-menerus melakukan pemantauan terhadap perkembangan isu Covid-19, sekaligus memberikan respons yang berdampak positif bagi masyarakat. Salah satu inisiatif yang dilakukan adalah menggerakkan sebuah kampanye di akun Instagram untuk mengajak para pekerja kantoran yang kesehariannya menggunakan jasa layanan ride-hailing (seperti ojek ataupun taksi online) agar dapat tetap menyisihkan ongkos transportasinya kepada driver online yang sedang sulit mendapatkan orderan.

Menurut Igun Wicaksono, Ketua Presidium Gabungan Aksi Roda Dua (Garda), “Pendapatan para pengemudi ojek online menurun sebesar 50% dan dianggap akan terus menurun hingga 80% karena adanya kebijakan WFH untuk mengurangi penyebaran virus corona.”

Terlebih lagi, driver online tidak beraktivitas seperti pekerja kantoran yang bisa menerapkan sistem WFH atau bekerja dari rumah. Sejatinya, mereka harus tetap bekerja di lapangan demi memenuhi kebutuhan sehari-harinya, meski penyebaran virus corona terus terjadi.

“Ini yang menjadi salah satu concern kami di situasi pandemi seperti ini. Sekarang waktunya kita merefleksikan diri dan memberi perhatian lebih kepada orang-orang yang berperan penting di kegiatan kita sehari-hari.” ujar Maya Watono, sebagai Country CEO di DAN Indonesia.

Executive Creative Director Dentsu One and Isobar, Andreas menambahkan “Gotong-royong sudah menjadi ciri khas bangsa ini. Dalam keadaan pandemi seperti ini, kami yakin bahwa masih banyak orang yang ingin tulus membantu, sehingga kami berusaha sebisa mungkin untuk memberikan wadah sederhana dengan memanfaatkan kebiasaan orang pada umumnya dan
mengubahnya menjadi konsep donasi.”

Selain kepedulian terhadap masyarakat lingkungan sekitar, Dentsu juga melakukan segala upaya secara internal untuk mengantisipasi penyebaran virus corona dalam lingkungan kerja, seperti fasilitas pengecekan suhu tubuh dan sanitasi kantor, komunikasi peringatan kritis secara digital via DAN Alerts, serta sistem WFH yang sudah sejak 23 Maret 2020. Dengan digitalisasi sistem kerja yang telah diterapkan setahun lalu, Dentsu yakin dengan bekerja dari rumah pun seluruh karyawannya bisa tetap memberikan solusi periklanan yang berkualitas terhadap para kliennya.



Sumber: BeritaSatu.com