Tiga Langkah Kemenparekraf Hadapi Krisis Pandemi Covid-19

Tiga Langkah Kemenparekraf Hadapi Krisis Pandemi Covid-19
Pecalang atau petugas pengamanan adat Bali berjaga di sekitar kawasan wisata Pantai Balangan yang ditutup sementara selama pandemi Covid-19 di Badung, Bali, Minggu 29 Maret 2020. (Foto: Antara Foto)
Dina Fitri Anisa / EAS Senin, 6 April 2020 | 19:58 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio menuturkan sektor pariwisata terhantam selama pandemi Covid-19. Bahkan menurut riset dari World Tourism Organization (UNWTO), terdapat 80% UKM dan ribuan mata pencaharian di sektor pariwisata yang terkena imbas negatif Covid-19.

Atas kondisi tersebut, Kemenparekraf dengan sigap menentukan langkah-langkah penanganan untuk melindungi industri ini dari krisis. Wishnutama mengatakan, terdapat tiga langkah/tahap dalam menghadapi krisis pariwisata selama pandemi Covid-19
sesuai dengan standar UNWTO.

Pertama, Kemenparekraf membuat tahap tanggap darurat untuk mengelola mitigasi krisis saat pandemi masih berlangsung. Realokasi anggaran Kemenparekraf untuk tahap tanggap darurat ini sebesar Rp 500 miliar.

Kedua, tahap pemulihan yang diambil setelah masa pandemi Covid-19 adalah mengidentifikasi dampak, melakukan publikasi, promosi dan penyelenggaraan MICE dan aktivitas budaya, dan terakhir meminta dukungan kepada para pelaku industri.

"Saat wabah menurun, tentunya akan memunculkan banchmark baru di industri pariwisata. Untuk itu, pemulihan kualitas pelayanan pascapelambatan ekonomi, dan mengembalikan kepercayaan pasar wisatawan nusantara dan mancanegara menjadi hal yang krusial. Terlebih dalam situasi di mana masyarakat masih memiliki traumatik setelah pandemi Covid-19,” ungkapnya.

Setelah pemulihan, langkah ketiga yang diambil adalah tahap normalisasi. Wishnutama menyebut bahwa pihaknya berjanji akan memberikan dukungan kebijakan kepada seluruh pelaku industri pariwisata yang terdampak. Hanya saja, ia belum merinci dukungan seperti apa yang sudah direncanakan.



Sumber: BeritaSatu.com