Yakuzabu Usung Konsep All You Can Eat Ramah Kantong

Yakuzabu Usung Konsep All You Can Eat Ramah Kantong
Restoran Yakuzabu ikut serta dalam acara pameran Info Franchise Business Concept Expo. ( Foto: Beritasatu Photo / Emral Firdiansyah )
Feriawan Hidayat / FER Rabu, 8 April 2020 | 12:52 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Restoran yang menyajikan masakan Jepang dengan konsep All You Can Eat selama ini identik dengan kisaran harga yang terbilang cukup mahal.

Baca Juga: Platinum Grill Sajikan Kuliner Mancanegara

Namun, konsep berbeda ditawarkan oleh Yakuzabu, yang didirikan oleh Sadenzca Haniyah Putri atau akrab disapa Ezca, dengan menghadirkan waralaba atau franchise masakan Jepang berkonsep All You Can Eat yang ramah kantong. Adapun cabang restoran Yakuzabu yang pertama berlokasi di Kota Malang, Jawa Timur (Jatim).

Restoran Yakuzabu yang merupakan singkatan dari yakiniku dan shabu, menerapkan konsep Jepang modern dengan kisaran harga sangat terjangkau.

Pengunjung Yakuzabu bisa menikmati makanan sepuasnya dengan harga Rp 88.000. Seluruh bahan yang tersedia di Yakuzabu, dijamin 100 persen halal dan sesuai dengan selera orang Indonesia.

Baca Juga: Sensasi 'Makan Bakso' Kekinian

"Dimana-mana orang membuka restoran Korea. Ada yang membuka retoran Jepang, tapi harganya kurang pas untuk generasi milenial. Itu sebabnya kami membuka restoran Jepang dengan harga yang terjangkau. Alhamdulillah sambutan masyarakat di kota Malang lumayan bagus. Kami sebulan bisa mendapat omzet Rp 180 juta,” ujar Ezca dalam keterangan tertulis yang diterima Beritasatu.com, Rabu (8/4/2020).

Menurut Ezca, dalam membangun restoran Yakuzabu, dirinya menggandeng sahabatnya, Monique Isabelle. Sampai dengan saat ini, mereka berdua terus melakukan riset dan pengembangan agar menu yang disajikan Yakuzabu tidak monoton.

Selain itu, mereka juga ikut merancang konsep desain interior restoran untuk membuat pengunjung semakin nyaman saat menikmati hidangan di Yakuzabu.

Baca Juga: Seni Baru Menikmati Kopi Keliling Modern

"Untuk masyarakat yang berminat investasi di franchise Yakuzabu, tersedia dengan biaya waralaba Rp 250 juta. Adapun biaya royalti 5 persen dari pendapatan setiap bulan, dengan BEP 6 hingga 8 Bulan,” tandas Ezca.

Upaya yang dilakukan Ezca juga mendapatkan dukungan dari orang tuanya. Ayah Ezca, Saleh Husin, awalnya mengaku kaget dengan keinginan putrinya untuk membuka usaha, setelah mengundurkan diri dari pekerjaannya di perusahaan multinasional. Namun, setelah melihat perkembangan Yakuzabu, dirinya memberikan dukungan penuh atas usaha Ezca.

"Saya juga kaget-kaget kok dia berani ya. Ezca kemudian dengan beberapa temannya membuat restoran Jepang. Tambah kejutan lagi, karena restoran pertamanya justru dibangun di kota Malang,” ujar Saleh Husin yang saat ini menjabat sebagai Managing Director Sinar Mas.

Baca Juga: Fleudelys Catering Siap Puaskan Pecinta Kuliner

"Saya salut terhadap anak saya dan teman-temannya para milenial, meski mereka masih belia tapi sudah berani menciptakan lapangan pekerjaan,” tandas Saleh Husin.



Sumber: BeritaSatu.com