Perubahan Tren Konsumen di Tengah Pandemi Covid-19

Perubahan Tren Konsumen di Tengah Pandemi Covid-19
Ilustrasi belanja dalam jaringan. ( Foto: Antara )
Indah Handayani / FER Sabtu, 2 Mei 2020 | 16:20 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pandemi virus corona atau Covid-19 membuat layanan belanja online menjadi pilihan konsumen untuk memenuhi kebutuhan rumah tangga dan pangan. Imbauan pemerintah untuk tetap di rumah dan melakukan aktivitas dari rumah menjadikan tren konsumen mulai berubah ke new normal.

Direktur Komersial PT Great Giant Livestock, Dayu Ariasintawati mengatakan, dengan adanya pandemi seperti ini membuat perubahan pola konsumen semua beralih kepada online dimana semua orang mendapatkan info dengan mudahnya, lintas pencarian secara online meningkat secara drastis dan akan terus naik sampai masa pandemik ini usai.

"Termasuk belanja via online menjadi cara baru seseorang untuk memenuhi kebutuhan stock selama #dirumahaja,” ungkapnya dalam keterangan pers diterima Sabtu (2/5/2020).

Untuk itu, Dayu mengatakan pihaknya menerapkan strategi bisnis baru dengan memasuki e-commerce seperti Shopee dan Tokopedia karena ingin memenuhi kebutuhan konsumen.

Namun, perubahan pola konsumen diakuinya menjadi tantangan tersendiri, terutama produk fresh seperti daging, bakso, dan susu yang tidak menggunakan bahan pengawet serta harus disimpan dalam keadaan frozen dan chill supaya tetap sampai dalam keadaan dingin dan kondisi terbaik ke konsumen.

"Hal itu karena kesegaran dan karakter produk yang sensitif terhadap suhu. Bagi kami, tantangan pandemi ini telah menjadi drive terus tumbuh dan mengupayakan konsumen mendapat produk dalam keadaan baik,” jelas Dayu.

Sementara itu, Anjani Miranti Putri selaku Marketing Manager PT Great Giant Livestock menjelaskan menggarap konsumen modern dan masuk ke ranah bisnis digital menuntut perusahaan dengan produk segar seperti Great Giant Foods untuk terus melakukan inovasi mengikuti tren yang terjadi saat ini terutama persiapan strategi perubahan pola konsumen menuju new normal karena sekarang konsumen banyak menikmati masak di rumah.

"Dengan memasuki e-commerce dapat membantu perusahaan untuk memenuhi kebutuhan konsumen akan produk segar bernutrisi, dapat terus bersaing dan eksis di pasaran,” tutupnya.



Sumber: BeritaSatu.com