Tantangan dan Peluang Ekonomi dibalik Medical Tourism di Indonesia, Bisa Sesukses Negara Lain?
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Tantangan dan Peluang Ekonomi dibalik Medical Tourism di Indonesia, Bisa Sesukses Negara Lain?

Selasa, 5 Mei 2020 | 07:21 WIB
Oleh : YUD

Jakarta, Beritasatu.com - Semuanya setuju jika Indonesia memiliki berbagai destinasi wisata yang memikat dunia. Mulai dari alam, kuliner, serta budaya yang begitu eksotik menawan hati para wisatawan. Selain sub sektor wisata tersebut ada pula yang sangat perlu untuk dikembangkan Indonesia, yakni medical tourism atau pariwisata medis. Peluangnya begitu terbuka, mengingat banyaknya wisata mancanegara yang datang ke Tanah Air.

Beberapa wilayah Asia lainnya seperti Malaysia, Singapura, Thailand dan Korea Selatan sudah terlebih dahulu berkecimpung pada medical tourism. Indonesia bisa berkaca kepada negara-negara tersebut supaya bisa mengembangkan jenis wisata yang terbilang baru di Tanah Air ini. Apa yang perlu dipersiapkan Indonesia sebelum gencar mempromosikan pariwisata medis ini?

Apa Itu Medical Tourism

Menurut BisDev Manager BerobatKePenang.com, Andri Apriyadi. Medical tourism bisa didefinisikan sebagai aktivitas traveling ke luar negara dengan tujuan menerima perawatan medis sambil berwisata. Perkembangan jenis wisata ini cukup signifikan dan sudah menarik perhatian para pembuat kebijakan, peneliti, serta media. Perawatan yang dilakukan mencakup rehabilitasi, general check up, operasi, dan lain-lain.

Awalnya, istilah medical tourism digunakan untuk merujuk perjalanan pasien dari negara-negara kurang berkembang ke negara maju untuk mengejar perawatan yang tidak tersedia di Tanah Air mereka. Namun seiring perkembangan waktu istilah tersebut terus sudah berubah. Dan pangsa pasar utama medical tourism ini adalah mereka para pencari layanan kesehatan lintas negara.

Dampak Medical Tourism untuk Ekonomi Indonesia
Menurut data dari International Medical Travel Journal (IMTJ), pasien Indonesia bisa mengeluarkan sampai Rp 100 triliun setiap tahunnya untuk aktivitas medical tourism. Dan salah satu negara yang paling banyak dikunjungi adalah Singapura. Tentunya ini menjadi cambukan tersendiri bagi dunia medis Indonesia. Perlu mempertanyakan apa saja yang membuat banyak pasien malah ke luar negeri untuk sekadar berobat.

Apabila pariwisata medis berkembang pesat di Indonesia, menurut Oscar Primadi selaku Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Indonesia akan memberikan dampak yang sangat positif untuk pertumbuhan perekonomian Tanah Air.

"... sebenarnya [dengan ditambah pelayanan pariwisata kesehatan] kita akan kaya untuk itu, pasti berdampak [positif] terhadap masalah ekonomi kita [Indonesia]," papar Oscar.

Tidak hanya para staf kesehatan yang mendapatkan manfaatnya, sektor wisata lainnya juga. Contoh mudahnya adalah mereka yang menemani pasien, saat menunggu bisa menggunakan waktu luangnya untuk traveling di sekitaran rumah sakit. Ini bisa menjadi peluang tambahnya devisa negara juga tentunya.

Tantangan Indonesia Menjadi Rujukan Medical Tourism
Berdasarkan SQU Medical Journal ada lima faktor yang membuat orang-orang memilih untuk berobat keluar negeri. Mereka adalah biaya yang terjangkau, kemudahan mendapatkan perawatan, ketersediaan jenis perawatan, perawatan medis yang bisa diterima, dan terakhir alasan tambahan. Berkaca kepada 5 faktor tersebut, Indonesia memerlukan banyak pembenahan dan peningkatan.

Noor Arida Sofiana, Wakil Ketua Umum Asosiasi Rumah Sakit Swasta Indonesia (ARSSI), guna meningkatkan jumlah kunjungan wisata medis di Indonesia, perlu peningkatan dan perbaikan di rumah sakit Indonesia. Termasuk juga dalam peningkatan Sumber Daya Manusia (SDM) dan juga fasilitas yang ditawarkan. Selain itu perlu adanya dukungan penuh pemerintah dalam upaya pengembangan medical tourism di Tanah Air.

Tidak berhenti di situ saja, Indonesia bisa sedikit banyak belajar dari negara tetangga seperti Korea Selatan yang menjadi salah satu pusat medical tourism di Asia. Bagaimana tidak, biaya yang cukup terjangkau, ditambah dengan teknologi yang begitu mutakhir (diperbaharui), plus dengan staf berkualitas internasional menjadikan Korea Selatan unggul dari negara lainnya.

Pun dengan Malaysia dan Singapura yang tidak kalah bagus dalam hal medical tourism, Indonesia perlu untuk belajar banyak jika ingin turut bergabung dalam sektor tersebut. Pihak-pihak terkait perlu melakukan riset yang mendalam dan kerja sama supaya mampu mewujudkan Indonesia sebagai jujukan pariwisata medis di masa depan.

Wilayah Indonesia Potensial Jadi Rujukan Medical Tourism: Bali

Bali selama ini memang menjadi destinasi wisata yang begitu memiliki pengunjung yang membludak. Tentu saja peluang menjadi medical tourism terbuka lebar. Sebenarnya, Pulau Dewata sudah mulai berinisiatif dengan konsep medical tourism. Namun memang dalam pelaksanaanya masih sangat jauh jika dibandingkan Malaysia atau Singapura.

Berdasarkan Medical Departures, salah satu pasar medis terbesar dunia membeberkan jika sebenarnya telah terjadi investasi besar terhadap dunia pariwisata medis di wilayah yang mendapat sebutan sebagai The Island of God ini. Contohnya saja Bali Mandara Hospital, Sanur yang telah mendapatkan anggaran tahunan provinsi sebesar 19 juta dolar Australia atau setara dengan hampir Rp 190 miliar.

Dana tersebut dimaksudkan supaya fasilitas kesehatan bisa memadai dengan teknologi canggih dengan standar internasional. Plus, Bali Mandara Hospital telah mendapatkan dukungan penuh dari Royal Darwin Hospital Australia.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BERITA LAINNYA

Kolaborasi dengan Emte, Manzone Ingin Lebih Mengenalkan Segala Keberagaman Negeri Ini

Berkolaborasi dengan Emte, Manzone ingin menyampaikan bahwa keberagaman itu adalah sesuatu yang harus diapresiasi.

GAYA HIDUP | 25 September 2021

Kolaborasi Wirausaha Muda Majukan Brand Lokal

Brand lokal Heygroup menjalin kolaborasi dengan platform entrepreneurs.id dalam mengedukasi para pengusaha muda dan calon pengusaha di Indonesia.

GAYA HIDUP | 25 September 2021

Kian Banyak Resto dan Hotel Sajikan Telur Cage-Free di Menu Hidangan

Menyajikan telur cage-free juga menjadi pesan kepada pelanggan akan pentingnya memilih produk dari peternakan yang mengutamakan prinsip hewani.

GAYA HIDUP | 25 September 2021

Hoodie Kini Jadi Pilihan Fashion Kekinian

Pakaian hoodie tidak pernah lekang oleh waktu, karena anak muda maupun orang dewasa suka memakai hoodie.

GAYA HIDUP | 25 September 2021

Jakarta Fashion & Food Festival ke-17 Dukung Industri Lokal Bangkit Bersama

JF3 mendukung industri kreatif berbasis budaya sekaligus turut mendorong agar para UMKM dapat bangkit dan terus maju bersama.

GAYA HIDUP | 25 September 2021

Womenpreneur Indonesia Mampu Menjadi Game Changer

Dua brand lokal Indonesia, Jacquelle dan Ittaherl yang didirikan oleh dua womenpreneur Indonesia ini turut memberdayakan dan mempercantik perempuan Indonesia.

GAYA HIDUP | 24 September 2021

Kotasweater Rangkul Pengusaha Fashion Lokal Sasar Anak Muda

Platform fashion dengan merek Kotasweater yang memperkenalkan beragam produk fashion seperti t-shirt, sweater, hoodie umper dan beragam produk fashion lainnya.

GAYA HIDUP | 24 September 2021

JD.ID Resmikan Gerai Ritel YOJI

Peresmian gerai YOJI merupakan bagian dari upaya JD.ID untuk memperluas distribusi salurannya ke bisnis offline.

GAYA HIDUP | 24 September 2021

Memenuhi Kebutuhan Keluarga Lewat Blibli Mom & Kids Fair

Kegiatan berbelanja perlengkapan ibu dan anak pun bertransformasi ke arah digital sehingga belanja online[/italuc].

GAYA HIDUP | 24 September 2021

6 Tip Korean Makeup Look Buat Cantik ala Bintang Drakor

"Korean makeup look" yang simpel dan natural menjadi andalan untuk riasan wajah sehari-hari.

GAYA HIDUP | 23 September 2021


TAG POPULER

# Kivlan Zen


# Pilpres 2024


# Covid-19


# Azis Syamsuddin


# Kereta Jarak Jauh



TERKINI
Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

Jelang PON, BNPB Kirimkan 350.000 Masker ke Kabupaten Mimika

NASIONAL | 10 menit yang lalu










BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
BeritaSatu Facebook
BeritaSatu Twitter
BeritaSatu Instagram
BeritaSatu YouTube
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings