Pascapandemi Covid-19, Indonesia Bersiap Hadapi Era Baru Pariwisata

Pascapandemi Covid-19, Indonesia Bersiap Hadapi Era Baru Pariwisata
Kepulauan Riau termasuk ujung tombak pariwisata Indonesia. (Foto: Kementerian Pariwisata (Kemenpar))
Dina Fitri Anisa / EAS Minggu, 10 Mei 2020 | 20:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Tokoh pariwisata nasional Sapta Nirwandar, mengatakan tidak lama lagi Indonesia akan menyongsong era new normal pariwisata, yakni social safety net. Dalam hal ini pelaku usaha pariwisata diminta mengutamakan sanitasi, kesehatan, dan kebersihan.

"Harus diingat, andalan wisata kita adalah budaya, alam, dan Mice (meetings, incentives, conferences and exhibitions). Perlu dilihat mana yang bisa adaptasi dengan protokol kesehatan, harus ditetapkan segera,” tutur Sapta dalam diskusi daring di Jakarta, Sabtu (9/5/2020).

Dalam era new normal, Sapta juga melihat akan muncul tren di mana para pelaku industri pariwisata cenderung memanfaatkan digitalisasi dan teknologi informasi (IT) demi mewujudkan gerakan nirsentuh (touchless), dan pembatasan fisik untuk mencegah penyebaran pandemi Covid-19.

"Era baru ini akan terjadi sampai menunggu vaksin Covid-19 ditemukan,” ujar Sapta.

Sementara Akademisi pariwisata dari Ikatan Cendekiawan Pariwisata Indonesia, Azril Azahari, mengatakan pandemi Covid-19 membuktikan perlunya program studi baru, yang menggabungkan sistem pendidikan perhotelan dan rumah sakit, seperti yang sudah dilakukan oleh Amerika, Selandia Baru, dan Singapura.

"Kebutuhan dasar pariwisata saat ini adalah safety, security, dan tambah lagi healthy. Kita juga harus membuat kurikulum pariwisata selangkah lebih maju dengan membuat program studi baru. Di Indonesia banyak rumah sakit, banyak hotel, tetapi dua-duanya belum sinergi,” tukas Azril. 



Sumber: BeritaSatu.com