Pandemi Covid-19, Indonesia Kehilangan 4 Juta Wisman

Pandemi Covid-19, Indonesia Kehilangan 4 Juta Wisman
Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio. (Foto: istimewa)
Lenny Tristia Tambun / YUD Kamis, 28 Mei 2020 | 16:54 WIB

Jakarta, Beritasatu.com – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengatakan selama terjadi pandemi virus corona (Covid-19), Indonesia telah berpotensi kehilangan wisatawan mancanegara (wisman) sekitar 4 juta orang.

Baca juga: Pariwisata Sehat, Aman, dan Berkualiats Makin Diminati

“Memang kalau kita lihat, biasanya per bulan itu, wisatawan asing ada sekitar 1,3 hingga 1,4 juta orang datang ke Indonesia. Kalau dihitung-hitung secara sederhana saja sih, mungkin kita kehilangan potensi kedatangan wisatawan asing itu sekitar empat juta lah,” kata Wishnutama saat konferensi pers secara virtual seusai menghadiri ratas yang dipimpin Presiden Joko Widodo (Jokowi), Kamis (28/5/2020).

Baca juga: Disiapkan, 4 Tahapan Tatanan Normal Baru Sektor Pariwisata

Kendati demikian, ia masih menunggu laporan resmi dari Badan Pusat Statistik (BPS). Karena sampai saat ini, BPS sedang menghitung potensi kerugian atau kehilangan wisatawan selama masa pandemi masih berlangsung.

“Dampak kerugiannya kita masin menunggu hasil laporan dari BPS. Data persisnya kami masih menunggu dari BPS,” ujar Wishnutama Kusubandio.

Baca juga: Hadapi Perubahan Tren Global, Jokowi Minta Pariwisata Terapkan Ketat Protokol Kesehatan

Sebelumnya, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Wishnutama Kusubandio mengakui tren pariwisata global ke depan akan mengalami perubahan di era tatanan normal baru (new normal).

Menurutnya, tren perubahan pariwisat di era normal baru adalan lebih mengutamakan faktor CHS, yaitu clean (kebersihan), health (kesehatan) dan safety (keamanan). Juga termasuk quality tourism atau pariwisata yang berkualitas.



Sumber: BeritaSatu.com