Wisata Labuan Bajo Terapkan Sistem Registrasi Online

Wisata Labuan Bajo Terapkan Sistem Registrasi Online
Pelabuhan Labuan Bajo, Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur. (Foto: Antara)
Novy Lumanauw / HS Jumat, 29 Mei 2020 | 11:05 WIB

Labuan Bajo, Beritasatu.com - Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF) berkoordinasi dengan Pemerintah Daerah Nusa Tenggara Timur (NTT) dan para stakeholder pariwisata akan membuka kembali aktivitas pariwisata pada 15 Juni 2020. Labuan Bajo diputuskan menjadi pilot project yang menginisiasi pemulihan sektor pariwisata NTT. Aktivitas pariwisata akan dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan sebagai standar normal baru.

Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores Shana Fatina, menyatakan tatanan normal baru di sektor pariwisata juga berjalan beriringan dengan program bersih, sehat, dan aman (clean, health, and safe/CHS) dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

“Harapannya, normal baru ini dapat berjalan efektif pada pertengahan Agustus mendatang, setelah melalui masa uji coba 2 bulan,” kata Shana melalui keterangan tertulis Jumat (29/5/2020).

Selain itu, lanjut Shana, sebagai upaya mewujudkan tatanan normal baru melalui penerapan protokol kesehatan pariwisata, BOPLBF sedang membangun sistem digital registrasi online bagi para wisatawan yang ingin berkunjung ke destinasi wisata Labuan Bajo, baik destinasi wisata bahari maupun di darat.

Sejak awal BOPLBF telah merancang pembangunan sistem digital pariwisata terpadu yang terintegrasi dalam satu big data. Sistem digital ini diharapkan akan menjadi rumah bagi pariwisata Flores dan NTT secara keseluruhan.

“Kami mengusahakan sebagai langkah awal adalah mempercepat berjalannya sistem registrasi online untuk mempermudah akses para pengunjung ke destinasi wisata, khususnya di Labuan Bajo,” jelas Shana.

Dikatakan, sistem registrasi online yang rencananya mulai diuji coba pada 9 Juni 2020 juga akan mengatur jadwal dan kuota pengunjung. Selain itu, sistem ini juga akan mendata identitas dan men-tracing riwayat perjalanan pengunjung.

Selain menerapkan sistem digital, BOPLBF bersama Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kabupaten Manggarai Barat dalam waktu dekat juga akan berkoordinasi dengan berbagai asosiasi hotel, restoran, agen perjalanan, dan para pelaku pariwisata untuk mempersiapkan aktifnya kembali pariwisata Labuan Bajo, pada 15 Juni 2020.



Sumber: BeritaSatu.com