Strategi Branding Tepat, Bisnis Pariwisata dan Kuliner Bisa Menggeliat
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Strategi Branding Tepat, Bisnis Pariwisata dan Kuliner Bisa Menggeliat

Jumat, 26 Juni 2020 | 10:23 WIB
Oleh : Feriawan Hidayat / FER

Jakarta, Beritasatu.com - Beberapa daerah di Indonesia menjadikan sektor pariwisata dan kuliner sebagai tulang punggung ekonomi karena dapat membawa arus positif bagi bisnis dalam bidang jasa.

Baca Juga: Jokowi Apresiasi Upaya Prakondisi Pariwisata Banyuwangi

Sayangnya, dampak penyebaran virus corona atau Covid-19 membuat kedua industri strategis tersebut mulai melempem dan kehilangan pasar, bahkan untuk beroperasi saja sulit.

Wakil Rektor I Bidang Pembelajaran Universitas Prasetiya Mulya, Prof Agus W Soehadi PhD, mengatakan, kedua sektor bisnis ini sejatinya bisa kembali bangkit dan menggeliat dengan pemilihan strategi branding yang tepat.

"Butuh strategic thinking dan complex problem solving dalam proses bisnisnya, baik dalam hal mencari peluang, inovasi produk, cara komunikasi dengan target market, yang akhirnya perusahaan tetap berjalan sehat,” ujar Prof Agus dalam keterangannya kepada Beritasatu.com, Jumat (26/6/2020).

Bisnis pariwisata dan kuliner diyakini bisa kembali bangkit dan menggeliat dengan pemilihan strategi branding yang tepat.

Oleh karena itu, kata Prof Agus, Universitas Prasetiya Mulya memiliki S1 Branding yang berperan dalam menciptakan positioning yang tepat, mengkomunikasikan kepada target market dan menempatkan brand mereka sebagai top of mind dalam industri.

Baca Juga: Adaptasi New Normal, Wisata Alam Kembali Dibuka

"Branding merupakan pendekatan modern terhadap ilmu marketing. Bukan sekedar logo dan packaging, branding memiliki nilai yang jauh lebih besar dan berperan dalam mempermudah proses pengambilan keputusan konsumen," jelasnya.

Walau kelihatannya dunia pariwisata semakin gelap, namun masih ada secercah harapan untuk mengembangkan potensi daerah wisata melalui kuliner lokal.

Menanggapi tren industri kuliner ke depannya, kata Prof Agus, S1 Food Business Technology Universitas Prasetiya Mulya ditantang menciptakan produk pangan baru yang sehat dan menggunakan teknologi terkini, namun tetap sesuai dengan selera masyarakat.

"Dalam pencapaian menciptakan produk inovasi baru dalam pangan, setiap mahasiswa ditanam rasa empati dan kreativitas. Setiap mahasiswa akan menjalani sesi pengembangan kreativitas untuk ideation terkait peningkatan nilai tambah produk pangan, dan belajar membuat respon berdasarkan riset pasar,” paparnya.

Beralih ke dunia pariwisata, imbas pandemi corona terhadap sektor ini sangatlah besar. Tiket dan hotel banyak sekali mendapat permintaan refund dikarenakan orang tidak bisa liburan. Selain itu, destinasi wisata sepi bahkan tanpa pengunjung sehingga menyebabkan perekonomian lokal hampir mati.

Menurut Prof Agus, Indonesia sejatinya memiliki banyak keindahan alam dan kekayaan budaya yang menjadi daya tarik tersendiri bagi pelancong lokal maupun mancanegara. Terlebih, sektor pariwisata memang menjadi salah satu sektor penyumbang devisa bagi negara.

"Oleh karena itu, Universitas Prasetiya Mulya mempersiapkan S1 Hospitality Business untuk melihat potensi bisnis jasa yang dapat mengakomodir kerinduan para pelancong terhadap kekayaan budaya maupun kearifan lokal sebuah destinasi wisata,” tegasnya.

Prof Agus menambahkan, kurikulum S1 Hospitality Business terdiri dari 60 persen hospitality and tourism serta 40 persen bisnis. Selain itu, jiwa kewirausahaan dan strategic thinking juga diolah. Misalnya, dalam mata kuliah consumer behavior.

Baca Juga: September, Bali Dibuka untuk Turis Asing

"Mahasiswa akan didorong untuk memiliki orientasi market yang kuat ketika terjun ke industri servis. Semua ini dilakukan agar lulusan dapat menjadi hospitality inovator yang memberikan pembaruan dalam industri hospitality," pungkas Prof Agus.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Mentimun Berikan Cita Rasa Unik

Dalam Hari Mentimun Sedunia yang jatuh pada Juni ini, masyarakat diajak untuk rutin mengonsumsi mentimun dengan berbagai olahan.

GAYA HIDUP | 25 Juni 2020

Wacana Pembukaan Wisata di Zona Hijau Dinilai Berisiko

Wacana pembukaan destinasi wisata dinilai masih memiliki risiko tinggi di Indonesia.

GAYA HIDUP | 23 Juni 2020

Kolaborasi Elegan Lasouk dan Ikat Indonesia

Kolaborasi Lasouk dan Ikat Indonesia menghasilkan produk sajadah yang menggambarkan keindahan ragam budaya Nusantara

GAYA HIDUP | 23 Juni 2020

Anak dan Orang Tua Diminta Tidak Berwisata

Pihak pengelola diingatkan untuk menjalankan protokol kesehatan guna mencegah penularan Covid-19.

GAYA HIDUP | 23 Juni 2020

Kawasan Wisata Alam di Zona Hijau yang Pertama Dibuka

Kepala Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo mengatakan hanya kawasan wisata alam di zona hijau dan kuning saja.

GAYA HIDUP | 22 Juni 2020

Jakarta Fair 2020 Tetap Digelar Akhir Tahun

Jakarta Fair 2020 tetap diselenggarakan ada akhir tahun dengan mengikuti protokol kesehatan.

GAYA HIDUP | 22 Juni 2020

Adaptasi New Normal, Wisata Alam Kembali Dibuka

Kawasan pariwisata alam berbasis ekosistem dan konservasi dengan tingkat risiko Covid-19 paling ringan, rencananya segera dibuka secara bertahap.

GAYA HIDUP | 22 Juni 2020

Empati dan Inovasi Jadi Cara Adelle Jewellery Jaga Eksistensi

CEO Adelle Jewellery, Michael Surya mengatakan visi Adelle Jewellery adalah menjadi pemimpin tren dalam industri perhiasan.

GAYA HIDUP | 22 Juni 2020

Tur Virtual Kota Tua Ala Universitas Budi Luhur

Tur virtual Universitas Budi Luhur ini disiarkan secara live di YouTube selain itu kita bisa juga berinteraksi dan meminta host ke tempat yang diinginkan.

GAYA HIDUP | 21 Juni 2020

Qantas Hentikan Penerbangan Internasional hingga Oktober

Qantas telah menghentikan seluruh penerbangan rute internasional hingga Oktober, kecuali Selandia Baru.

GAYA HIDUP | 20 Juni 2020


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS