Satu Minggu Ini TNK Hanya Dibuka untuk Warga Labuan Bajo

Satu Minggu Ini TNK Hanya Dibuka untuk Warga Labuan Bajo
Taman Nasional Komodo di Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur. (Foto: Antara)
Alexander Madji / AMA Minggu, 28 Juni 2020 | 15:14 WIB

Labuan Bajo, Beritasatu.com - Kepala Balai Taman Nasional Komodo (TNK), Lukita Awang menegaskan, fase pertama uji coba pembukaan pariwisata TNK akan berlangsung mulai dari 29 Juni sampai dengan 5 Juli 2020. Itu pun masih diperuntukkan untuk warga lokal Manggarai Barat.

"Berkenaan dengan hal tersebut, kami akan merencanakan tahapan pembukaan Taman Nasional Komodo di antaranya melakukan simulasi pelayanan pengunjung pada tanggal 29 Juni - 5 Juli 2020 dengan mengujucobakan situs online Web Booking Online pada tautan http://labuanbajoflores.id/online-bookingonline/Public yang dibangun bersama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF),” terang Awang dalam pernyataan tertulis yang diterima Beritasatu.com di Jakarta, Minggu (28/6/2020) setelah rapat koordinasi dengan sejumlah pihak terkait.

Tahap pertama uji coba jumlah pengunjung di situs darat di TNK akan dibatasi sebanyak 25 orang/hari, sementara untuk wisata di situs selam diberlakukan kuota lima kapal/hari/situs.

Sementara Direktur Utama Badan Otorita Pariwisata Labuan Bajo Flores (BOPLBF), Shana Fatina menjelaskan, sistem registrasi online ini dibangun bersama, selain membantu menghindarkan kerumunan pengunjung juga sekaligus membantu sistem transparansi akuntabilitas dan tertib administrasi khususnya bagi para wisatawan yang datang dan bagi kapal-kapal yang masuk dan keluar ke wilayah TNK.

“Sistem online ini sebenarnya menjadi salah satu penerapan konsep destinasi super premium yang ingin kita capai ke depannya. Banyak hal bisa kita capai melalui sistem ini, salah satunya dengan makin terjaganya wilayah TNK yang merupakan wilayah konservasi nasional kita, tanpa menghilangkan kesempatan bagi para wisatawan untuk tetap bisa berkunjung ke TNK ini,” jelas Shana.

Lebih lanjut Shana menekankan, sudah saatnya Labuan Bajo sebagai destinasi wisata super premium memiliki satu sistem terpadu. Koordinasi antar pemangku kepentingan sudah pasti akan berimbas baik bagi terwujudnya tatanan pariwisata yang berkelanjutan.

“Kita bangun pelan-pelan sistem digital yang mumpuni dan penerapan protokol kesehatan yang memadai. Hal positif yang bisa kita dapatkan dari masa pandemi Covid-19 ini adalah kita jadi lebih detail memikirkan segi keamanan selain hanya sekedar kenyamanan para wisatawan dan sekaligus mengantisipasi imbasnya bagi kesehatan warga kita sendiri,” tegas Shana.

Kepala Dinas Pariwisata Kab. Manggarai Barat, Agustinus Rinus mengharapkan, melalui pembukaan pariwisata TNK dengan sistem satu pintu menjadi awal yang baik untuk pariwisata Labuan Bajo yang lebih tertib.

“Sistem ini secara otomatis akan menertibkan seluruh kapal yang masuk ke wilayah TNK harus yang terdaftar dan memiliki ijin berlayar”, Tegas Gusti.



Sumber: BeritaSatu.com