Bangkitkan Pariwisata, Beri Diskon untuk Wisatawan

Bangkitkan Pariwisata, Beri Diskon untuk Wisatawan
Foto udara suasana Pantai Pandawa, Badung, Bali, Sabtu 11 Juli 2020. Kawasan pariwisata Pantai Pandawa yang menawarkan sejumlah atraksi wisata seperti paralayang dan perahu kano tersebut mulai dibuka kembali bagi kunjungan wisatawan setelah sempat ditutup lebih dari tiga bulan untuk mengantisipasi wabah Covid-19. (Foto: Antara Foto / Antara Foto)
Dina Manafe / EAS Minggu, 26 Juli 2020 | 22:47 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Juru Bicara Satgas Penanganan Dampak Covid-19 Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Ari Juliano Gema, Minggu (26/7/2020), mengatakan pihaknya mendukung berbagai upaya pemerintah daerah untuk kembali menggerakkan sektor-sektor ekonomi, khususnya pariwisata.

Selain program padat karya yang diperuntukkan bagi pekerja pariwisata terdampak Covid-19, ada pula bantuan stimulus untuk industri pariwisata sehingga menarik minat para wisatawan.

"Misalnya kita berikan potongan tiket pesawat terbang, voucer untuk restoran dan hotel, agar wisatawan domestik tertarik datang ke sana,” kata Ari.

Ari juga mengingatkan pentingnya memastikan bahwa industri pariwisata siap menerapkan protokol kesehatan secara serius sebelum membuka lokasi wisata. Jangan sampai terburu-buru membuka, tetapi tidak siap menerapkan protokol kesehatan, yang justru menimbulkan sumber penularan baru Covid-19.

Kemparekraf sendiri memiliki program cleanliness, healthy, safety and environment (CHSE) yang berisi panduan-panduan bagi semua pihak, mulai dari pengelola, pemilik, asosiasi, karyawan atau pemandu wisata, tamu atau pengunjung, kelompok masyarakat hingga pemerintah daerah.

Diharapkan dengan diterapkannya panduan CHSE akan meningkatkan kualitas perlindungan, keamanan dan kenyamanan wisatawan saat berwisata.

"Ketika protokol kesehatan benar-benar diterapkan secara benar, secara ketat, nah itu mereka baru merasa aman,” kata Ari.



Sumber: BeritaSatu.com