Menjaga Muruah Batik di Masa Pandemi
Logo BeritaSatu

Menjaga Muruah Batik di Masa Pandemi

Jumat, 2 Oktober 2020 | 22:42 WIB
Oleh : Dina Fitri Anisa / EAS

Jakarta, Beritasatu.com - Peringatan Hari Batik Nasional tahun ini mengangkat tema Heritage on the Move!. Terhitung sudah 11 tahun batik Indonesia diangkat menjadi Warisan Budaya Takbenda oleh United Nations of Educational, Scientific, and Cultural Organization (UNESCO).

Direktur dan perwakilan UNESCO Jakarta, Prof Shahbaz Khan menyatakan, batik adalah wujud keunikan dari pengetahuan kolektif yang diwariskan dari masa lampau tetapi masih hidup dan berdampingan dengan masyarakat masa kini. Untuk itu masyarakat Indonesia wajib menjaga muruah batik, khususnya di masa pandemi ini.

Menjaga muruah batik juga diterapkan di beberapa wilayah di Indonesia. Pengenalan berbagai jenis motif batik telah meningkatkan peluang ekonomi melalui diversifikasi ragam pola yang ada. Terlebih selama pandemi Covid-19, para perajin mengeksplorasi peluang pasar digital dengan menyuguhkan ragam produk baru seperti masker batik.

"Banyak hal yang dapat kita pelajari di masa pandemi ini. Batik bisa memberi peluang bagi perajin,” terang Shahbaz Khan di Jakarta, Jumat (2/10/2020).

Selain sebagai warisan budaya nasional, batik juga merupakan bagian yang sangat erat dari abad ke-21 yang menyokong mata pencaharian bagi sebagian besar kelompok masyarakat di Indonesia. Tak hanya itu saja, batik juga terus menginspirasi kreativitas baru dan berbagai inovasi teknologi masa kini.

Ditambahkan Sekretaris Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Sri Hartini saat membacakan sambutan Dirjen Kebudayaan, bahwa setiap warga negara harus melestarikan warisan budaya.

"Kita pantas bersyukur bahwa Indonesia dikaruniai warisan budaya yang tersebar di seluruh Nusantara. Salah satunya batik Indonesia yang telah di inskripsi pada 2 Oktober 2009 yang kemudian kita peringati sebagai Hari Batik Nasional," terangnya.

Diharapkan, batik tidak sekadar keunikan motif atau bahan material yang digunakan untuk menunjukkan keistimewaannya, akan tetapi batik bisa dilihat mulai dari sejarah dan proses pembuatannya. Tak hanya itu saja, batik juga bisa dilihat dari nilai filosofis yang terkandung di dalam setiap motifnya bahkan hingga karakter pemakainya yang sarat melambangkan nilai-nilai ajaran kehidupan.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Terungkap, Empat Jenis Biskuit Favorit Masyarakat Indonesia

Masyarakat Indonesia dari berbagai usia mengonsumsi biskuit dalam banyak kesempatan.

GAYA HIDUP | 2 Oktober 2020

GI Hadirkan Virtual Midnight Shopping dengan Diskon Gede-gedean

Program GI ini diselenggarakan untuk memberikan opsi kepada masyarakat agar tetap dapat berbelanja yang aman dan nyaman dari rumah.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

Batik, Karya Adiluhung yang Terus Berinovasi

Ketua Umum Persit Kartika Chandra Kirana, Hetty Andika Perkasa, menilai batik adalah warisan budaya yang sakral dan bernilai tinggi.

GAYA HIDUP | 2 Oktober 2020

Kemparekraf Siapkan Panduan Khusus Usaha Wisata Selam Saat Pendemi

Sebetulnya tanpa adanya Covid-19 pun wisata selam sudah memiliki protokol kesehatan yang sangat ketat.

GAYA HIDUP | 2 Oktober 2020

Uniqlo Indonesia Akan Buka Tiga Toko Baru hingga Awal 2021

Dengan tambahan tiga toko yang dibuka hingga awal 2021, Uniqlo Indonesia akan memiliki total 39 toko yang tersebar di 15 kota di Indonesia.

GAYA HIDUP | 2 Oktober 2020

Eksistensi Batik Indonesia Bernilai Universal

Batik Indonesia memiliki nilai-nilai universal dalam setiap coraknya.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

GrabFood: Jumlah Kopi Per Pesanan Meningkat Saat Pandemi

Di masa pandemi Covid-19, pelanggan umumnya memesan tiga gelas kopi untuk asupan kafein bagi seluruh anggota keluarga di rumah.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

The Harvest Resmikan Konsep Tampilan Baru di Cibubur

The Harvest secara resmi memperkenalkan konsep tampilan barunya di store cabang Cibubur, tepatnya di Jalan Transyogie KM 6 Cibubur, Nagrak, Gunung Putri, Bogor.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

Mengenal Sarung Tenun BHS yang Kaya Motif dan Warna

Sejak tahun 1953, sarung tenun lokal produksi BHS telah diakui kualitasnya tak hanya di pasar nasional, namun hingga ke mancanegara.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020

Jam Tangan Casio Edifice EFS-560HR yang Terinspirasi Sirkuit Balap

Casio Computer Co Ltd meluncurkan jam tangan terbaru EFS-560HR sebagai hasil kolaborasi dengan Honda Racing.

GAYA HIDUP | 1 Oktober 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS