Logo BeritaSatu

Pengusaha Dewi Motik Luncurkan Lip Cream Agez Motik

Selasa, 2 Februari 2021 | 14:32 WIB
Oleh : Mardiana Makmun / MAR

JAKARTA, Beritasatu.com – Dalam situasi Pandemi Covid-19, pengusaha Dewi Motik Pramono tidak berhenti berkarya. Dewi Motik meluncurkan pewarna sekaligus pelembab bibir lip cream bermerek Agez Motik. Lip Cream produksi maklon kosmetik PT. Nose Herbal Indo itu terdiri atas tiga pilihan warna, yaitu Madeline Rose (Merah Mawar), Rouge Pivoine (Merah Terang), dan Kalahari Peach (Salem). Ketiga lip cream itu ditujukan bagi perempuan berusia 17+-71+ tahun ke atas.

“Lipstik membuat wajah perempuan menjadi lebih cerah dan cantik. Sejak usia 17+ tahun hingga kini 71+ tahun, saya selalu berusaha tampil cantik lahir dan batin menggunakan lipstik. Di masa pandemi ini, meski lebih banyak di rumah, perempuan harus tetap tampil cantik lahir dan batin dengan menggunakan lip cream yang segar. Ini yang mendorong saya meluncurkan Lip Cream Agez Motik,” kata Dewi Motik Pramono saat soft launch Agez Motik secara daring di Jakarta, Selasa (2/2/2021).

Dewi Motik Pramono memang identik dengan lipstik. Sehari-harinya, ia tak pernah lepas dengan lipstik segar di bibirnya dan juga eye shadow gelap di matanya. Berbagi tampil cantik, Dewi Motik menyiapkan tiga pilihan warna lip cream, yaitu merah mawar, merah terang, dan peach, untuk mempercantik perempuan Indonesia.

“Warna-warna itu berdasarkan riset. Saya perhatikan, tiga warna itu yang sering dipakai perempuan. Semua usia, dari 17 tahun sampai 71+ tahun juga bisa memakai warna tersebut,” jelas perempuan yang lahir di Jakarta pada 10 Mei 1949.

Tak sekadar pewarna, Lip Cream Agez Motik juga berfungsi menyehatkan bibir berkat manfaat berbagai kandungannya. Dengan beragam kandungan, diantaranya minyak biji jojoba (Jojoba Seed Oil) dan lain-lain, Lip Cream Agez Motik berfungsi melembabkan bibir agar lembut, segar, dan sehat.

Program Peningkatan Ekonomi Menuju Sosial

Dewi Motik berniat, Insha Allah 100% keuntungan penjualan Lip Cream Agez Motik ini akan diberikan kepada anak-anak yatim-piatu untuk pendidikan. “Usia saya sudah 71 tahun dan saya tetap sehat lahir dan batin. Sampai sekarang saya masih aktif setiap hari berkeliling Nusantara. Apalagi yang saya cari? Karena itu saya bersyukur dengan menyumbangkan Insya Allah 100% keuntungan penjualan Lip Cream Agez Motik untuk Program Sosial Kaum Duafa,” Niat Dewi, pendiri dan pemrakarsa Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI).

Doktor di bidang Kependudukan dan Lingkungan Hidup itu optimistis, Lip Cream Agez Motik akan disukai perempuan Indonesia. “Lip Cream Agez Motik dijual secara offline melalui agen dan reseller serta online di sejumlah marketplace,” jelas pendiri Asosiasi Jasa Boga Indonesia.

Saat ini, Dewi Motik masih menerima agen atau reseller untuk penjualan Lip Cream Agez Motik. “Saya kasih harga menarik untuk agen. Syaratnya, minimal pembelian sebanyak 50 piece dan membayar cash,” ujar Dewi Motik.

“Insya Allah Tuhan memberikan rahmat dan hidayah-Nya kepada Agez Motik 17+ - 71+” ujar Dewi Motik.

Dr. Dewi Motik Pramono M.SI mengawali karirnya sebagai Ratu Luwes Ikatan Mahasiswa Jakarta pada tahun 1968. Setelah itu di tahun yang sama, Dewi terpilih menjadi salah satu pemenang None Jakarta yang pertama kali diadakan dan menerima piala langsung dari Bang Ali Sadikin selaku Gubernur DKI Jakarta di Mirasa Sky, Gedung Sarinah Indonesia, Jakarta. Dewi juga menjadi salah satu pemenang Ratu Jakarta Fair yang diselenggarakan oleh pemerintah DKI Jakarta.

Awal karir sebagai model profesional dimulai ketika Dewi Motik mendapatkan tawaran sebagai peragawati dalam salah satu acara sosial untuk membantu penggalangan dana yang diselenggarakan oleh Women International Club (WIC). Setelah itu, Dewi Motik banyak menghiasi panggung catwalk di berbagai acara, baik dalam negeri maupun di luar negeri dan terpilih menjadi Top Model of the Year pada tahun 1974.

Sejak itu, wajah Dewi Motik mewarnai media Indonesia di bidang pendidikan dan ekonomi dengan tren lipstik merah meronanya yang sangat berkesan.

Setahun kemudian, Dewi Motik bersama kakaknya, Prof. DR. Kemala Motik M.P mendirikan Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI). Sejak saat itu, Dewi Motik telah banyak mewarnai Dunia Perempuan yang berkarya di Indonesia hingga saat ini. Tidak hanya dikenal sebagai model, Dewi Motik dikenal sebagai career women yang sukses dan aktif di berbagai kegiatan sosial, industri, budaya, ekonomi, dan pendidikan.

Begitu banyak penghargaan baik Nasional maupun International yang telah Dewi Motik terima, termasuk dari PBB.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Tragedi Kanjuruhan, PSSI Hentikan Liga 1 Selama Sepekan

Buntut tragedi Kanjuruhan, PSSI memutuskan untuk menghentikan BRI Liga 1 2022/2023 selama satu pekan dan melarang Arema FC menjadi tuan rumah.

NEWS | 2 Oktober 2022

Korban Tewas dalam Tragedi Kanjuruhan Dikabarkan Bertambah Jadi 62 Orang

Korban tewas dalam kerusuhan di Stadion Kanjuruhan usai laga Arema FC vs Persebaya Surabaya dikabarkan bertambah menjadi 62 orang. 

NEWS | 2 Oktober 2022

Arema FC Akan Dilarang Jadi Tuan Rumah di Sisa Musim Liga 1

Komisi Disiplin PSSI menegaskan bahwa Arema FC bisa terkena sanksi tidak dapat menjadi tuan rumah di sisa laga BRI Liga 1 2022/2023.

NEWS | 2 Oktober 2022

Video: Gas Air Mata Bikin Massa di Kanjuruhan Panik

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata di Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan, Ini Video Ribuan Suporter Merangsek Masuk Lapangan

Beredar video yang menunjukkan suporter merangsek masuk lapangan usai laga Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi Kanjuruhan: Aturan FIFA, Gas Air Mata Terlarang

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya di Kanjuruhan, Sabtu (1/10/2022) diduga disebabkan karena penggunaan gas air mata.

NEWS | 2 Oktober 2022

Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan, PSSI: Arema Bisa Kena Sanksi Keras

Kerusuhan terjadi di Stadion Kanjuruhan setelah laga BRI Liga 1 antara Arema FC dan Persebaya Surabaya, Sabtu, 1 Oktober 2022.

NEWS | 2 Oktober 2022

Persebaya Berduka atas Korban Tewas dalam Kerusuhan di Stadion Kanjuruhan

Persebaya Surabaya menyampaikan duka cita atas jatuhnya korban jiwa dalam kerusuhan usai laga melawan Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang.

NEWS | 2 Oktober 2022

Tragedi di Kanjuruhan, PSSI Segera Investigasi

PSSI segera melakukan investigasi terkait kerusuhan yang berujung tragedi di dalam Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Sabtu (1/10/2022).

NEWS | 2 Oktober 2022

Gas Air Mata Dituding Penyebab Jatuhnya Korban di Kanjuruhan

Insiden tragis pasca pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya dipandang karena tembakan gas air mata di dalam Stadion Kanjuruhan.

NEWS | 2 Oktober 2022


TAG POPULER

# Kevin Sanjaya


# Es Teh Indonesia


# Anies Baswedan


# Pertalite Boros


# Ketiak Basah


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
Tekan <em>Stunting</em>, BKKBN Sulsel Sosialisasikan Bangga Kencana

Tekan Stunting, BKKBN Sulsel Sosialisasikan Bangga Kencana

NEWS | 1 jam yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings