Bisnis Restoran Dituntut Cepat Beradaptasi di Masa Pandemi
Logo BeritaSatu

Bisnis Restoran Dituntut Cepat Beradaptasi di Masa Pandemi

Rabu, 10 Februari 2021 | 17:26 WIB
Oleh : Iman Rahman Cahyadi / CAH

Jakarta, Beritasatu.com – Pemerinta secara resmi mengimplementasikan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) skala imkro mulai dari 9 Februari hingga 22 Februari 2021 di tujuh provinsi yakni DKI Jakarta, Jawa Barat, Banten, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, dan Bali. Langkah ini diambil karena PPKM yang sudah berlaku sebelumnya dianggap tidak efektif.

Tak ayal kebijakan ini semakin memukul beberapa industri terdampak, terutama bisnis restoran. Bahkan menurut Ketua Badan Pimpinan Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHR), Sustrisno Iwantono, sepanjang tahun 2020 sebanyak 1.033 restoran di Indonesia resmi tutup secara permanen.

Meskipun PPKM Skala Mikro ini ada sedikit perubahan terkait jam operasional mal dan restoran yang diperbolehkan buka hingga pukul 21.00 dari sebelumnya di pukul 20.00, ditambah adanya kelonggaran dimana tamu yang makan ditempat dapat mencapai maksimal 50% dari total kapasitas restoran, tetap saja kebijakan ini dirasakan sangat berat bagi para pelaku usaha F&B (Food and Beverages).

Grant Thornton mengevaluasi perkembangan industri ini terkait kondisi dan tren yang berkembang dalam industri restoran secara umum pada masa sebelum dan selama pandemi terjadi. Analisis ini diharapkan dapat memberikan pandangan baru terhadap pelaku bisnis restoran dan F&B di Indonesia untuk menentukan strategi bisnis untuk mengantisipasi jika PPKM mikro Jawa-Bali ini terus berlaku.

Sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia, industri restoran sebenarnya juga telah menghadapi berbagai tantangan seperti pemberlakuan kenaikan upah wajib minimum hingga ketidakstabilan harga bahan baku di pasar yang tentunya berpengaruh terhadap beban operasional perusahaan.

Perubahan perilaku konsumen dengan hadirnya berbagai platform delivery online juga menghadirkan tantangan bagi pelaku usaha yang selama ini mengandalkan konsumen hanya dari pesanan dine-in saja. Jika adaptasi tidak dilakukan secara cepat dan tepat bukan tidak mungkin usaha yang telah dibangun sekian lama tidak dapat bertahan.

Johanna Gani, CEO/Managing Partner Grant Thornton Indonesia mengatakan, “Dampak Covid-19 ini memang meningkatkan tantangan yang telah dihadapi industri restoran sebelum pandemi. Namun jika pelaku usaha dapat mengimplementasikan strategi dengan tepat mereka akan dapat melewati pandemi ini dengan baik.”

“Semakin awal pelaku usaha dapat mengidentifikasi outlet dengan kinerja terbaik, akan semakin aman. Kami selalu mengatakan ini kepada klien kami terlepas mereka berasal dari industri ritel baik restoran ataupun non-restoran. Untuk itu diperlukan review secara berkala atas kebutuhan akan kas serta analisis atas pendapatan dan laba kotor yang dapat dihasilkan dari masing-masing outlet, sehingga pelaku usaha dapat mengambil keputusan yang tepat dan cepat untuk dapat bertahan di situasi pandemi ini,” tambah Johanna dalam keterangannya, Selasa (10/2/2021).

Peran Teknologi
Pesatnya kemajuan teknologi dapat membantu berjalannya bisnis restoran di masa pandemi ini dimana segalanya dilakukan tanpa sentuhan maupun kontak langsung. Sehingga pelaku usaha restoran perlu memanfaatkan berbagai teknologi dalam operasional sehari-hari.

Menu digital menjadi salah satu kewajiban, dimana kini pengunjung tinggal melakukan scan QR-code untuk mengakses menu yang ingin dipilih, sehingga risiko tinggi kontak dengan buku menu dapat diminimalisir. Pembayaran cashless juga menjadi opsi utama untuk mengurangi kontak dengan mesin EDC (Electronic Data Capture).

Tingginya pesanan melalui layanan antar yang didukung kemudahan akses melalui platform online delivery juga diperkirakan akan tumbuh signifikan sepanjang tahun karena memungkinkan pelanggan untuk mengkonsumsi makanan favorit mereka tanpa harus berinteraksi langsung di dalam restoran dengan banyak orang. Maraknya promo serta ditambahnya fitur mengambil pesanan makanan sendiri di restoran (self pick-up) juga menjadi salah satu faktor pertimbangan tingginya konsumsi makanan melalui platform online delivery.on di Indonesia.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Sandiaga Ajak 50 Tenaga Kesehatan Berwisata Singkat

Mudah-mudahan hari ini menjadi momen penyemangat untuk lebih giat lagi meningkatkan prokes dan membangkitkan kembalo pariwisata.

GAYA HIDUP | 10 Februari 2021

Gandeng Andrian Ishak, Dufan Akan Gelar Fun Dining

Pendaftaran untuk acara fun dining ini akan dibuka hingga 19 Februari 2021.

GAYA HIDUP | 10 Februari 2021

Strategi Rollas Cafe Bertahan di Masa Pandemi

Rolas Nusantara Mandiri menargetkan penjualan Rp 22,8 miliar.

GAYA HIDUP | 10 Februari 2021

Beragam Menu Hadir di Festival Kuliner Imlek Blibli

Sajian khas Imlek dari berbagi seller lokal ikut meramaikan festival kuliner ini.

GAYA HIDUP | 9 Februari 2021

Cantik dan Modis Bersama Keluarga dengan Busana dari Tenun Celup

Teknik celup atau benang celup merupakan salah satu teknik pembuatan motif kain yang sebenarnya cukup populer.

GAYA HIDUP | 9 Februari 2021

Desain Gamis Modern Ikuti Perkembangan Tren Fashion

Gamis Baneska memiliki motif yang beragam, serta model yang selalu mengikuti perkembangan tren fashion.

GAYA HIDUP | 9 Februari 2021

Esternal Bidik Tiga Kalangan Konsumen

Produksi awal Esternal adalah aksesori wanita.

GAYA HIDUP | 9 Februari 2021

Hypefast Ingin Jadikan Noore Brand Terbesar di Asia Tenggara

Noore adalah modest activewear D2C brand terbesar di Indonesia yang hadir untuk mengakomodir kebutuhan Muslimah berhijab dalam berolahraga.

GAYA HIDUP | 9 Februari 2021

Menristek Harap GeNose Bisa Jadi Screening Karyawan Kemparekraf

Mereka bisa di-screening dengan GeNose apakah terdeteksi terinfeksi Covid-19 atau tidak.

GAYA HIDUP | 9 Februari 2021

Kemristek Hibahkan GeNose kepada Kemparekraf

GeNose juga akan dipasang di enam perguruan tinggi pariwisata, tiga badan otorita, dan satuan kerja lain.

GAYA HIDUP | 9 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS