Aquascape, Hiburan di Tengah Pandemi Covid-19
Logo BeritaSatu

Aquascape, Hiburan di Tengah Pandemi Covid-19

Sabtu, 27 Februari 2021 | 10:24 WIB
Oleh : Happy Amanda Amalia / PYA

Jakarta, Beritasatu.com – Masyarakat masih dihadapi dengan keterbatasan-keterbatasan untuk bercengkerama bersama teman maupun rekan di luar ruangan, karena pandemi Covid-19 yang sudah hampir satu tahun berlangsung. Namun, keterbatasan itu memunculkan hobi sebagai salah satu sarana untuk mendapatkan hiburan atau sebagai penghilang benat. Hobi yang kini tengah populer di saat pandemi adalah aquascape atau seni menghias akuarium dengan tanaman maupun hewan dengan hasil akhir yang memanjakan mata.

Tak hanya sekadar menjadi hobi, aquascape rupanya dapat membawa manfaat yang positif bagi kesehatan. Menurut penelitian yang dilakukan oleh University of Plymouth, Inggris, menghabiskan banyak waktu dengan akuarium mampu meningkatkan kesehatan fisik dan mental.

Bahkan, memperhatikan gerak ikan atau tumbuhan di dalam akuarium dapat menurunkan stres, rasa sakit dan cemas, hingga meningkatkan kualitas tidur dan produktivitas. Di tengah pandemi yang rentan memicu stres, aquascape dan banyak manfaatnya ini dapat menjadi alternatif aktivitas yang menarik.

Menurut data Google Trend, ketertarikan masyarakat terhadap aquascape meningkat mulai awal Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) diberlakukan, dan mencapai puncaknya pada Juni 2020. Hal ini turut didukung dengan temuan riset Bank Mandiri yang menyatakan, bahwa pengeluaran masyarakat kelas atas untuk kategori hobi tersebut meningkat signifikan sepanjang Juni-September 2020.

Ekonom Chatib Basri juga memaparkan, ada cukup banyak masyarakat yang mengalihkan belanja non-esensial untuk kegiatan hobi, seperti merawat tanaman atau ikan hias di rumah. Senada, hasil penelitian dari Universitas Indonesia pun mengungkapkan jika memelihara ikan cupang dan tanaman hias termasuk hobi yang paling diminati selama pandemi.

Di samping itu, tren aquascape membuka peluang bisnis menjanjikan, seperti yang dilakukan oleh Wendy Kurniawan, seorang aquascaper dan pelaku UKM yang mengawali bisnisnya dari hobi. Dikatakan oleh Wendy, bahwa kini bisnis aquascape yang digeluti berkembang semakin pesat kala pandemi.

“Market terbesar bisnis aquascape adalah para pekerja yang tengah mencari hobi baru. Berawal dari harga ratusan ribu, sekarang aquascape termahal yang pernah saya jual harganya sampai seratus juta rupiah. Itu akuarium terbesar yang saya buat, ukurannya sekitar empat meter,” kata Wendy.

Pengalaman Wendy itu kemudian diulas oleh Ninja Xpress, perusahaan jasa pengiriman barang dan logistik, dalam konten video Youtube BERGURU (Belajar Ragam Usaha Baru). Konten mingguan ini merupakan upaya Ninja Xpress untuk memberi inspirasi bagi masyarakat produktif mencoba hal baru, dan memulai bisnis dari rumah. BERGURU juga merupakan bagian dari kampanye #ObsesiUntukNegeri, yang merupakan komitmen Ninja Xpress dalam mendukung dan membantu UKM serta merek lokal untuk terus berkembang.

“Ninja Xpress sebagai mitra UKM memahami jika pandemi merupakan saat yang sulit bagi pelaku UKM. Di saat seperti ini, penting bagi pelaku UKM untuk melakukan inovasi, baik dengan membuat produk baru yang masih terkait dengan bisnis utama, maupun produk yang benar-benar baru yang tidak terkait dengan bisnis utama. Yang kedua ini dapat dilakukan dengan mencermati tren yang diminati oleh pasar di kondisi saat ini,” ujar Chief Marketing Officer Ninja Xpress Andi Djoewarsa, dalam siaran pers, akhir pekan.

Berikut tips untuk memulai aquascape di rumah:

1. Tanam dalam kondisi yang lembab

Sebelum melakukan planting, basahi substrat atau media tanam dengan air terlebih dahulu. Karena tanaman aquascape hidup di air maka pastikan media tanam tidak dalam kondisi kering. Penuhi akuarium dengan air secara pelan-pelan, hingga isi air dalam akuarium sejajar dengan media tanam. Sesuaikan agar kelembabannya pas pada saat penanaman, yaitu tidak terlalu kering maupun terlampau basah. Lengkapi akuarium dengan lampu yan berfungsi sebagai pengganti sinar matahari untuk membantu tanaman tumbuh dengan sehat.

2. Tunggu periode cycling sebelum mengisi akuarium

Media tanam alami mengandung kadar amonia yang cukup tinggi. Karena amonia bersifat racun maka penting untuk memberikan jeda waktu hingga akuarium dapat dilengkapi dengan ikan, udang kecil, atau fauna dan tanaman lainnya. Fase ini dinamakan dengan cycling, yang umumnya berlangsung sekitar satu hingga dua minggu. Namun, prosesnya dapat dipercepat dengan bantuan bakteri nitrifikasi untuk mengubah amonia menjadi nutrisi bagi tanaman.

3. Merawat air jadi bagian penting

Selain seni merawat tanaman, hewan, dan hiasan dalam akuarium, aquascaper juga harus menguasai seni merawat air. Ganti sebagian air secara berkala agar tetap bersih, terbebas dari kandungan berbahaya, dan mencegah alga berkembang biak. Tempatkan akuarium pada suhu ideal, yaitu 22-28 derajat Celcius atau pada ruangan ber-AC.



Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Ivan Gunawan Gelar Fashion Show Virtual

Ivan Gunawan mempunyai kiat khusus untuk tetap menggelorakan bidang fashion di Tanah Air.

GAYA HIDUP | 26 Februari 2021

Menparekraf Ajak Pramuwisata Pahami Tren Pariwisata Pascapandemi

Sandiaga mengajak para pramuwisata untuk optimistis dalam upaya membangkitkan kembali sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.

GAYA HIDUP | 26 Februari 2021

Serunya Bersepeda Menjelajah Desa Wisata di Sekitar Borobudur

Salah satu destinasi wisata yang cocok untuk kalangan penggemar bersepada adalah kawasan pedesaan di sekitar Candi Borobudur.

GAYA HIDUP | 26 Februari 2021

Jacquelle Resmi Kolaborasi dengan Disney

Jacquelle menjadi brand lokal kosmetik yang bergabung dengan Disney dalam kampanye #PostivelyMinnie.

GAYA HIDUP | 26 Februari 2021

UBS Gold Luncurkan Kalung Emas Edisi Ikatan Cinta

40 tahun UBS Gold di industri perhiasan dan logam mulia, meluncurkan kalung emas Rose Gold 8K edisi Ikatan Cinta.

GAYA HIDUP | 26 Februari 2021

Depresi karena Jerawat, Valencia Sukses Berbisnis Skincare

Bisnis produk perawatan kulit (skincare) memang menggiurkan. Namun tak semata karena mengejar keuntungan, sejumlah orang justru terjun ke binsis skincare karena bermula dari masalah kulit yang dialaminya

GAYA HIDUP | 26 Februari 2021

Kolaborasi 2 Brand Kuliner Bidik Peluang di Masa Pandemi

Kolaborasi Cetroo Coffee dan Tacitos menghasilkan gerai kuliner kekinian yang mengusung konsep one-stop coffee and taco shop, di kawasan Grand Galaxy, Bekasi.

GAYA HIDUP | 25 Februari 2021

Laser Sinar UV Bisa Bantu Penderita Vitiligo Tetap Tampil Cantik

Berbagai perawatan dapat dilakukan kepada pasien, salah satunya dengan perawatan laser sinar UV yang dapat membantu meregenerasi pigmen kulit Vitiligo.

GAYA HIDUP | 25 Februari 2021

Sandiaga Tinjau Lokasi Drive Thru Vaksin di Bali

Rencananya tempat vaksinasi drive thru ini akan diperuntukkan bagi wisatawan yang berkunjung ke Bali.

GAYA HIDUP | 25 Februari 2021

Kemparekraf dan Jakcloth Gelar Pameran Virtual Angkat Clothing Sumatera Utara

Kemparekraf dan Jakcloth akan mengangkat industri clothing line yang berasal dari Sumatera Utara secara virtual atau online di Tokopedia.

GAYA HIDUP | 25 Februari 2021


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS