Curhat tentang Kondisi Kuliner Indonesia, William Wongso: Saya Miris!
Logo BeritaSatu
Breaking News
INDEX
Breaking News

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 477 (-5)   |   COMPOSITE 5975 (-53)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1411 (-16)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 166 (-1)   |   IDX30 471 (-4)   |   IDX80 128 (-1)   |   IDXBASIC 1248 (-11)   |   IDXBUMN20 358 (-2)   |   IDXCYCLIC 736 (-3)   |   IDXENERGY 747 (1)   |   IDXESGL 129 (-1)   |   IDXFINANCE 1325 (-12)   |   IDXG30 135 (-1)   |   IDXHEALTH 1296 (-14)   |   IDXHIDIV20 416 (-3)   |   IDXINDUST 956 (-21)   |   IDXINFRA 871 (-0)   |   IDXMESBUMN 102 (-0)   |   IDXNONCYC 740 (-6)   |   IDXPROPERT 877 (-12)   |   IDXQ30 135 (-1)   |   IDXSMC-COM 282 (-1)   |   IDXSMC-LIQ 337 (-1)   |   IDXTECHNO 3348 (-40)   |   IDXTRANS 1056 (-1)   |   IDXV30 127 (-1)   |   INFOBANK15 952 (-11)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 406 (-3)   |   ISSI 176 (-1)   |   JII 577 (-4)   |   JII70 205 (-1)   |   KOMPAS100 1130 (-11)   |   LQ45 888 (-8)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1590 (-13)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 301 (-2)   |   PEFINDO25 297 (-3)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 340 (-3)   |   TRADE 872 (0)   |  

Curhat tentang Kondisi Kuliner Indonesia, William Wongso: Saya Miris!

Kamis, 8 April 2021 | 14:52 WIB
Oleh : Irawati D Astuti / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Bagi William Wongso, kondisi kuliner Indonesia saat ini masih belum menggembirakan. Selain kurang populer di mancanegara, kuliner Indonesia juga mulai tergerus gempuran kuliner-kuliner dari berbagai negara yang melebarkan sayapnya ke Tanah Air. Alhasil, banyak generasi muda yang lebih mengenal dan menggemari kuliner Korea atau Jepang ketimbang kuliner khas daerahnya sendiri.

"Jika dibandingkan dengan perkembangan kuliner negara-negara lain, Indonesia itu sudah ketinggalan jauh. Misalnya, dibandingkan dengan Vietnam, Thailand, Korea, dan Jepang, Indonesia jauh sekali. Kini kita harus fokus bagaimana cara memasukkan Indonesia ke dalam peta kuliner dunia," tutur William Wongso dalam peluncuran Pawon Om Will secara virtual, Kamis (8/4/2021).

William juga mengaku miris dengan perkembangan kuliner Indonesia di dalam negeri. Saat ini, menurutnya, amatlah sulit untuk mencari ahli masakan Indonesia di generasi muda.

"Penyebabnya, karena pendidikan dasar di SMK (Tata Boga, red) lebih banyak berisikan muatan program internasional, bukan program masakan lokal," katanya.

William Wongso menganjurkan, seluruh SMK Tata Boga di daerah agar memperkuat kuliner khas daerahnya masing-masing. Dengan demikian, kekayaan dan warisan kuliner lokal tidak akan punah.

"Misalnya, di SMK di Semarang Jawa Tengah, seharusnya masakan-masakan khas Semarang itu jadi kurikulum utama. Bukan masakan dari daerah lain," tambahnya.

Selain itu, Indonesia juga kekurangan guru yang sangat ahli dengan aneka kuliner khas Indonesia.

"Untuk itu kita butuh program pertukaran ahli masak antardaerah. Sehingga kita bisa memperkaya kuliner Indonesia ke berbagai daerah," kata William.

Keluhan ini, menurut William, juga diucapkan oleh para Duta Besar Indonesia di luar negeri.

"Mereka mengeluh sulit sekali mencari chef yang menguasai masakan Indonesia untuk dijadikan kepala rumah tangga kedutaan di negara tempat mereka bertugas," ujarnya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com


BAGIKAN


REKOMENDASI



BERITA LAINNYA

Pawon Om Will, Upaya William Wongso Populerkan Kuliner Indonesia

Kali ini, William memiliki ide untuk menghadirkan kuliner khas Tanah Air dalam bentuk lauk siap makan bernama Pawon Om Will.

GAYA HIDUP | 8 April 2021

Sultan Hotel Jakarta Dapat Izin Gelar Resepsi Pernikahan

The Sultan Hotel & Residence Jakarta telah menerima izin sah untuk menggelar resepsi pernikahan di tengah pandemi Covid-19.

GAYA HIDUP | 8 April 2021

Tips Mengelola Keuangan Rumah Tangga di Masa Pandemi

Menurut Prita, penting bagi ibu rumah tangga melakukan perencanaan keuangan dengan matang.

GAYA HIDUP | 7 April 2021

Ini Cara Fashionpreneur Bertahan di Era New Normal

Elemen terpenting dalam melahirkan sebuah brand fashion adalah bagaimana menentukan brand DNA yang unik dan impactful.

GAYA HIDUP | 7 April 2021

Tren Belanja Online Dorong Demand Perlengkapan Bayi

Eksistensi Sugarbaby ikut berkontribusi bagi dunia parenting di Indonesia.

GAYA HIDUP | 6 April 2021

Rollover Reaction Sukses Berbisnis Lewat Platform Digital

Naya mengatakan, dalam berbisnis lewat platform digital ibarat tengah memainkan orkestra, dimana seluruh komponen harus mendukung satu sama lain.

GAYA HIDUP | 6 April 2021

Lawan Produk Abal-abal, Perempuan Ini Ciptakan Skincare Berkualitas

Lahirnya produk Zalfa Natural, sebagai sikap Nurhayati melawan produk abal-abal yang meresahkan.

GAYA HIDUP | 6 April 2021

Jam Tangan Lokal Bikin Penampilan Makin Keren

Philipe Ricci merupakan jam tangan lokal brand dari kota Malang, Jawa Timur.

GAYA HIDUP | 6 April 2021

Bakpao Bang Alek Mengulik Peluang Bisnis di Tengah Pandemi

Di saat banyak orang kehilangan pekerjaan karena PHK, Alex justru mencoba melihat sisi positif dari pandemi Covid-19.

GAYA HIDUP | 6 April 2021

Menikmati Bakpao Empuk dengan Isian Melimpah Ala Bakpao Bang Alek

Bakpaonya berukuran cukup besar, sekitar 70 gram per buah. Adonannya empuk dan lembut, dengan isian yang melimpah.

GAYA HIDUP | 6 April 2021


BeritaSatu Logo
TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Android Icon iOS Icon
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS