Logo BeritaSatu

Tinggalkan Marketplace, Merek Lokal Ini Kembangkan Situs Pribadi

Rabu, 14 April 2021 | 18:59 WIB
Oleh : Hendro D Situmorang / IDS

Jakarta, Beritasatu.com - Transaksi jual beli daring, khususnya di marketplace semakin menjamur belakangan ini. Bisnis fashion pun menjadi salah satu lini yang terus menjamur.

Pengusaha fashion atau para pemilik toko daring yang membuka lapak di marketplace kerap dimanjakan berbagai fasilitas. Mulai gratis ongkos kirim hingga promo cashback. Tapi hal ini tidak berlaku bagi Dimas Mairyan, pemilik toko fashion heymale.id yang konsisten berjualan melalui situs pribadi.

Pria 27 tahun ini mengakui awalnya sempat menggunakan jasa marketplace. Namun perputaran uang yang terlalu lama ditambah berbagai masalah antara pembeli dan penjual yang kerap tak tuntas membuatnya beralih.

Berbekal 645.000 pengikut di Instagram, keputusannya itu pun menjadikannya seorang panutan fashion lokal yang berani bersaing dengan marketplace. Meski terkesan lebih sulit dan cenderung tidak praktis, namun nyatanya penjualan brand fashion miliknya masih baik.

"Produk kami hampir selalu habis dalam hitungan jam ketika diluncurkan. Namun pemasukan yang kami terima tidak bisa langsung dicairkan karena harus melalui beberapa tahapan di marketplace. Daripada kami stuck, lebih baik kami jual di situs kami sendiri," ujar Dimas, Rabu (14/4/2021).

Tentu bukan perkara mudah mengalihkan kebiasaan masyarakat berbelanja via marketplace ke situs pribadi, apalagi jika tidak memiliki basis pembeli loyal. Namun heymale.id mampu membuktikannya dengan penjualan konsisten.

"Enggak gampang memindahkan mereka yang terbiasa belanja di marketplace ke situs kami. Sampai sekarang masih banyak yang tanya akun resmi kami di marketplace. Tapi kami terus berusaha membuat mereka nyaman dalam proses order," jelas Dimas.

Penerapan metode penjualan ini juga dilakukan brand fashion heylocal.id. Ini merupakan salah satu lini bisnis Dimas, yang dikelola secara penuh sang istri Nadya Rosmalina.

Memproduksi berbagai jenis barang khusus wanita muslim, penjualan brand ini bersaing ketat dengan heymale.id. Berbagai ulasan positif wara-wiri di sosial media terkait brand dengan pengikut lebih dari 1,6 juta di Instagram itu.

"Kami sadar brand kami sedikit berbeda. Kalau yang lain cukup klik lalu bayar, di kami pembeli juga harus berusaha ekstra ketika open order. Enggak sedikit yang sudah menunggu tapi enggak kebagian," ungkap Nadya.

Bukan bermaksud eksklusif, ia menjelaskan setiap produk yang dilempar ke pasaran diproduksi cukup banyak, sekitar puluhan ribu barang per bulannya. Namun permintaan yang terus meningkat membuat tidak sedikit calon pembeli yang gagal mendapatkan barang yang dikehendaki.

"Kami enggak pernah menjual barang dalam kuantiti terbatas. Tapi memang masih banyak yang enggak kebagian. Yang jelas kami selalu menjaga kualitas agar pembeli puas dan kembali berbelanja di toko kami," tutup Nadya.



Saksikan live streaming program-program BeritaSatu TV di sini

Sumber: BeritaSatu.com

BAGIKAN

BERITA LAINNYA

Pemprov Jateng Gandeng Densus 88 Lawan Paham Radikal

Pemprov Jateng bersama Densus 88 melakukan pemetaan langkah-langkah strategis untuk menekan paham radikal.

NEWS | 4 Oktober 2022

PPKM Diperpanjang sampai 7 November 2022, Semua Daerah Level 1

Pemerintah kembali memperpanjang pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) di wilayah Jawa-Bali dan luar Jawa-Bali.

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK Tetapkan Mantan Anggota DPR sebagai Tersangka Suap Kasus Garuda

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terus mengembangkan kasus korupsi di PT Garuda Indonesia yang menjerat Emirsyah Satar dan pihak lainnya.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Garuda, KPK Usut Aliran Suap ke Mantan Anggota DPR

KPK menggelar penyidikan baru terkait dugaan suap pada pengadaan armada pesawat Airbus pada PT Garuda Indonesia Tbk periode 2010-2015.

NEWS | 4 Oktober 2022

Anies Capres Nasdem, KPK Pastikan Penyelidikan Formula E Tetap Lanjut

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menegaskan penyelidikan terkait kasus Formula E Jakarta tetap berlanjut.

NEWS | 4 Oktober 2022

Kasus Formula E, KPK Tegaskan Tak Incar Pihak Tertentu

KPK menegaskan bahwa terkait kasus Formula E, pihaknya tidak mengincar pihak tertentu. 

NEWS | 4 Oktober 2022

KPK: Tak Sulit Kerahkan Kekuatan Jemput Paksa Lukas Enembe

Bagi KPK, tidak ada kesulitan untuk menjemput paksa tersangka Lukas Enembe yang mangkir dari panggilan.

NEWS | 4 Oktober 2022

Warga Jakarta, Waspada Hujan Lebat Disertai Petir Hari ini

BMKG memperingatkan warga Jakarta untuk waspada akan potensi hujan lebat yang akan terjadi di Ibu Kota dan beberapa daerah lain.

NEWS | 4 Oktober 2022

Ukraina Ajukan Diri Jadi Tuan Rumah Bersama di Piala Dunia 2030

Ukraina akan bergabung dengan Spanyol dan Portugal dalam upaya mereka untuk menjadi tuan rumah Piala Dunia 2030.

NEWS | 4 Oktober 2022

Uji Rudal Korut ke Wilayah Jepang,Warga Sempat Diminta Berlindung

Korut menembakkan rudal balistik menuju ke wilayah Jepang pada Selasa (4/10/2022), memicu peringatan bagi penduduk untuk berlindung.

NEWS | 4 Oktober 2022


TAG POPULER

# Tragedi Kanjuruhan


# Lesti Kejora


# Pembantaian di Papua Barat


# Arema FC


# Raja Charles III


 

NEWSLETTER

Dapatkan informasi terbaru dari kami
Email yang Anda masukkan tidak valid.

TERKINI
KPK Buka Peluang Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Formula E

KPK Buka Peluang Ungkap Hasil Penyelidikan Kasus Formula E

NEWS | 9 menit yang lalu










CONTACT US Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings