Marinir Berperan Membantu BNPT Cegah Penyebaran Radikalisme

Marinir Berperan Membantu BNPT Cegah Penyebaran Radikalisme
Korps Marinir mengundang Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) di Gedung Graha Marinir, kompleks Markas Komando Korps Marinir, Kwitang, Jakarta, Kamis (14/3/2019). ( Foto: istimewa )
/ BW Kamis, 14 Maret 2019 | 22:51 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Pasukan elite TNI Angkatan Laut, Korps Marinir selama ini telah ikut membantu tugas Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dalam mencegah penyebaran radikalisme dan terorisme agar tidak tumbuh di masyarakat.

"Luar biasa (peranan Marinir di BNPT) di bidang pencegahan itu. Kita lihat banyak sekali teman dari Marinir yang ikut bersama kami. Mereka memberikan formulasi-formulasi yang bagus,” kata Kepala BNPT, Komjen Pol Suhardi Alius, di Jakarta, Kamis (14/3/2019).

Suhardi Alius mengatakan hal itu seusai memberikan pembekalan tentang Bahaya Penyebaran Paham Radikal Terorisme dan Upaya Pencegahannya di hadapan sekitar 500 prajurit Korps Marinir wilayah Jakarta di Gedung Graha Marinir, kompleks Markas Komando Korps Marinir, Kwitang, Jakarta.

Menurut mantan Sekretaris Utama (Sestama) Lemhannas ini, Korps Marinir sudah menjadi bagian dari BNPT karena banyak sekali penugasan Korps Marinir di BNPT.

Oleh karena itulah, dia diundang Komandan Korps Marinir (Dankormar), Mayjen TNI (Mar) Suhartono untuk memberikan gambaran tentang pemetaan masalah radikalisme dan terorisme. Dia memberikan gambaran itu kepada para prajurit Marinir yang ada di wilayah Jakarta.

Suhardi Alius menyebutkan, Korps Marinir adalah pasukan komando khusus dari Angkatan Laut yang memiliki tugas cukup signifikan. Mereka ikut serta dalam rangka membentengi penyebaran radikalisme di lingkungan Koprs Marinir.

"Tidak hanya di lingkungan Korps Marinir saja, tetapi juga lingkungan TNI Angkatan Laut dan juga lingkungan tempat tinggal dan sebagainya," kata mantan Kapolda Jawa Barat ini.

Oleh karena itu, alumni Akpol tahun 1985 ini meminta kepada para prujurit Marinir untuk siap setiap saat terhadap penyebaran radikalisme dan terorisme yang ada di tengah-tengah masyarakat ini.

Dankormar Mayjen TNI (Mar) Suhartono menjelaskan, pihaknya mengundang Kepala BNPT agar prajurit Marinir mengetahui dan memahami secara utuh mengenai bahaya radikalisme dan terorisme di Indonesia secara utuh.

"Tentunya ini upaya kita untuk memberikan sosialisasi kepada para perwira Marinir khususnya sehingga pemahaman tentang radikalisme dan terorisme itu lebih menyeluruh. Sehingga, akar permasalahan terorisme dari yang disampaikan oleh Kepala BNPT itu tadi bisa kita pahami secara utuh tidak sepotong-sepotong pemahaman tentang terorisme itu," kata Suhartono.



Sumber: ANTARA