Kawal Pilpres, TNI dan Polri Sangat Profesional

Kawal Pilpres, TNI dan Polri Sangat Profesional
Sebanyak 4.000 personil gabungan Polri dan TNI menggelar apel dalam rangka pengamanan pemungutan dan penghitungan suara Pileg dan Pilpres 2019 di Kota Bogor, Rabu (10/4/2019). ( Foto: Beritasatu.com / Vento Saudale )
Gardi Gazarin / BW Senin, 15 April 2019 | 15:22 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Proses Pemilihan Presiden 2019, dari mulai kampanye hingga masa tenang ini, berjalan aman. Situasi Kamtibmas sangat terjaga.

"TNI Polri terlihat sangat profesional, proporsional, dan independen dalam mengawal proses pesta demokrasi ini," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW )Neta S Pane kepada Beritasatu.com, Senin (15/4/2019).

Menurut Neta Pane, IPW memberi apresiasi terhadap kinerja dan sikap profesional TNI dan Polri. Meski demikian, TNI dan Polri diharapkan terus menjaga hingga Pilpres 2019 tuntas, yang dimulai dari masa tenang, saat pencoblosan, penghitungan suara, pengumuman pemenang pilpres, hingga pelantikan presiden terpilih.

“Dalam proses ini, TNI dan Polri, khususnya Polri sebagai penanggung jawab keamanan sesuai UUD 45, perlu bertindak tegas dan jangan kompromi ataupun memberi peluang pada potensi gangguan keamanan,” kata Neta Pane.

IPW menilai, potensi gangguan itu ada di beberapa daerah rawan, seperti Jawa Tengah, Jawa Barat, Lampung, Sumatera Barat, Sumatera Utara, Aceh, Sulawesi Tengah, dan Papua.

Potensi gangguan itu kian berkembang dengan adanya berbagai isu mulai dari sebelum pencoblosan hingga penghitungan suara di tingkat KPUD.

IPW melihat, Polri sudah mendata daerah daerah rawan itu, termasuk kelompok-kelompok yang berpotensi melakukan gangguan keamanan. Namun diharapkan, keberadaan kelompok kelompok ini perlu "dikunci" dan begitu bergerak harus "disapu bersih" agar tidak menjadi preseden yang menyebar ke mana-mana.



Sumber: Suara Pembaruan