Jusuf Kalla: Tak Semua Orang yang Mengkritik Dihukum

Jusuf Kalla: Tak Semua Orang yang Mengkritik Dihukum
Jusuf Kalla. ( Foto: Antara )
Ahmad Salman / AIS Selasa, 7 Mei 2019 | 23:19 WIB

Jakarta, Beritasatu,com - Pemerintah berencana membentuk tim hukum nasional untuk mengkaji tokoh yang melanggar hukum pasca pemilu. Proses hukum akan berlaku hanya bagi yang melanggar.

“Jangan lupa. Tak semua orang yang mengkritik kena hukum, tidak. Kalau melanggar hukum harus mendapatkan ganjaran hukum,” jelas Wakil Presiden Jusuf Kalla di Jakarta, Selasa (7/5/2019).

JK menegaskan pemerintah tetap menjaga kebebasan pendapat. Namun JK mengingatkan kebebasan berpendapat ada batasnya.
“Cara orang mencerca dengan medsos. Itu tidak semuanya tercantum dalam aturan-aturan yang sudah ada,” kata JK.

Sebelumnya Menkopolhukam Wiranto menyatakan pemerintah akan membentuk tim hukum nasional untuk mengkaji tokoh yang melanggar hukum pasca pemilu.



Sumber: BeritaSatu TV