Kemkominfo Punya Peran Sentral Tangani Pencegahan Penyebaran Radikalisme

Kemkominfo Punya Peran Sentral Tangani Pencegahan Penyebaran Radikalisme
Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius dan Sekjen Kemkominfo Rosarita Niken Widiastuti. ( Foto: istimewa )
Bernadus Wijayaka / BW Kamis, 9 Mei 2019 | 01:33 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) memiliki peran yang sangat sentral dalam menangani masalah pencegahan penyebaran paham radikal terorisme di Tanah Air.

Hal itu dikarenakan Kemkominfo selama ini telah membatu berbagai pihak untuk melakukan pemblokiran konten-konten yang mengandung unsur ujaran kebencian, kekerasan, hoax, dan juga konten-konten yang mengandung radikalisme dan terorisme yang disebarkan melalui teknologi informasi.

Hal tersebut dikatakan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Komjen Pol Suhardi Alius saat memberikan pembekalan mengenai Resonansi Kebangsaan dan Upaya Pencegahan Paham Radikal Terorisme kepada jajaran pejabat struktural dan pegawai Kemkominfo di kantor Kemkominfo, Jakarta, Rabu (8/5/2019).

“Kominfo ini mempunyai tugas dan tanggung jawab terhadap masalah informasi digital. Oleh sebab itu saya memberikan kesadaran kepada mereka bahwa peran dan tugas tanggung jawab Kominfo ini sangat signifikan untuk mereduksi paham-paham radikalisme, paham-paham yang intoleran dan sebagainya,” ujar Suhardi Alius dalam keterangan tertulis kepada Beritasatu.com.

Kepala BNPT mengatakan, apa yang telah disampaikannya secara utuh dalam pembekalan tersebut nantinya akan ditindaklanjuti oleh Sekjen Kemkominfo, Rosarita Niken Widiastuti mengenai bagaimana semua implementasinya ke depan, termasuk bagaimana cara mencegahnya.

“Termasuk juga menempatkan orang-orang yang betul-betul moderat dalam jabatan-jabatan yang baik. Sehingga nantinya betul-betul menjadi satu kementerian yang kita harapkan banyak menjadi leading sektor dalam rangka pencegahan radikalisme melalui dunia maya,” ujar mantan Kabareskrim Polri ini.

Alumni Akpol tahun 1985 ini mengatakan, dengan adanya pembekalan tersebut, diharapkan Sekretarian Jenderal (Setjen) Kemkominfo dapat terus memberikan treatment-treatment manajemen sendiri seperti yang sudah dilakukan selama ini agar lebih mengerti betul apa yang harus dilakukan.

Sekjen Kemkominfo, Rosarita Niken Widiastuti, mengatakan Kemkominfo bersama dengan BNPT akan terus berjalan bersama untuk menghadapi penyebaran konten-konten yang mengandung paham paham radikalisme terorisme melalui teknologi informasi yang dapat menghancurkan Negara Kesatuan Republik Indonesia.

“Kegiatan Resonansi Kebangsaan yang diselenggarakan oleh BNPT bersama Kemkominfo ini luar biasa, sangat bermanfaat, sehingga dapat menyadarkan kita semua khususnya Kementerian Kominfo yang menangani masalah Komunikasi dan Informatika. Yang mana tadi disampaikan oleh Bapak Kepala BNPT bahwa meningkatnya radikalisme, intoleransi, terorisme ini dipicu oleh kemajuan teknologi informasi,” ujar Rosarita Niken Widiastuti.



Sumber: Suara Pembaruan