Teroris Eks ISIS Belajar Bom Asap di Allepo

Teroris Eks ISIS Belajar Bom Asap di Allepo
Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal menunjukkan barang bukti yang diringkus dari para tersangka terorisme di Mabes Polri Jumat (17/5/2019) ( Foto: Berita Satu / farouk arnaz )
Farouk Arnaz / IDS Jumat, 17 Mei 2019 | 15:50 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes Polri merilis serangkaian penangkapan pelaku teror yang terjadi belakangan ini. Barang bukti yang ditampilkan menunjukkan jika mereka sudah bisa merakit berbagai jenis bom yang dipelajari saat bergabung dengan ISIS di Suriah. Mereka berencana untuk melakukan tindak terorisme dengan memanfaatkan momen pemilu.

“Delapan tersangka (yang dipamerkan) terlibat dalam pembuatan bom yang ada di depan saya. Ini barang bukti dari tersangka yang ditangkap di beberapa lokasi. Ada 5 buah bom rakitan, ini bomnya. Ini casing-nya merupakan botol biang parfum yang terbuat dari alumunium,” kata Kadiv Humas Polri Irjen M Iqbal di Mabes Polri, Jumat (17/5/2019).

Juga ditemukan senapan angin, empat buah pistol, dua buah busur panah, dan senjata tajam. Khusus penangkapan terakhir, polisi meringkus tersangka yang berafilisiasi dengan eks returnis ISIS-Suriah. Mereka dibekuk di Jakarta, Grobogan, Sukoharjo, Sragen, Kudus, Semarang Jepara, dan Madiun.

“Dari 11 orang itu, 9 tersangka merupakan anggota aktif di JAD yang juga telah ditetapkan sebagai organisasi terorisme. Mereka semua mengikuti program latihan militer baik dalam negeri dan luar negeri dikirim ke Suriah dan juga merupakan kader JAD sebagai Foreign Terror Fighter,” sambungnya.

Sedangkan dua tersangka lain merupakan deportan eks Suriah. Mereka belajar membuat bom asap di kota basis ISIS di Aleppo.

“Sekali lagi pelaku ini akan mengambil momen melakukan tindak pidana terorisme dengan betul-betul memanfaatkan momentum pesta demokrasi. Teman-teman Densus 88 tentunya sudah memiliki strategi mencegah itu,” tambahnya.



Sumber: BeritaSatu.com