Akses Jalan Bawaslu Dipasangi Kawat Berduri dan Pembatas Beton

Akses Jalan Bawaslu Dipasangi Kawat Berduri dan Pembatas Beton
Pemasangan alat pembatas jalan di depan barikade kawat berduri di Jalan MH Thamrin, depan gedung Bawaslu dan Sarinah, Jumat, 24 Mei 2019. ( Foto: Beritasatu.com / Lenny Tristia Tambun )
Lenny Tristia Tambun / FMB Sabtu, 25 Mei 2019 | 09:38 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mengantisipasi adanya aksi lanjutan dari massa yang menolak hasil pemilu 2019, penjagaan gedung Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) diperketat.

Berdasarkan pantauan Beritasatu.com, pada Jumat malam (24/5/2010), akses jalan di depan gedung, tepatnya di perempatan Jalan MH Thamrin dipasang dengan barikade movable concrete barrier (MCB) atau pembatas jalan beton.

Pembatas jalan beton tersebut dipasang pada Jumat malam sekitar pukul 22.00 WIB. Ada sekitar enam truk kontainer yang membawa MCB tersebut. Pemasangan dan pengangkatan MCB dilakukan dengan menggunakan alat pengangkat barang berat atau crane sebanyak dua unit.

Pembatas jalan beton itu dipasang didepan barikade kawat berduri yang terlebih dahulu sudah dipasang menjadi dua lapis menutupi akses jalan masuk ke Jalan MH Thamrin yang berada di depan Sarinah hingga Bawaslu.

Tidak hanya itu, sekitar 20 meter dari barikade kawat berduri ke arah jalan Bawaslu dan Sarinah, juga sudah dipasang MCB. Di belakang MCB tersebut, diletakkan peralatan antihuru hara Brimob.

Sementara akses jalan masuk di Jalan MH Thamrin, tepatnya di depan Plaza Indonesia dan Hotel Pullman hanya ditutup dengan traffic cone berwarna oranye. Namun di sana tetap dijaga oleh ratusan polisi.

Setiap malam hari, pengamanan kawasan Jalan MH Thamrin dan Jalan KH Wahid Hasyim diperketat. Ribuan Brimob diturunkan untuk menjaga kawasan itu.

Mereka membuat barikade dengan perisai antihuru hara menutupi Jalan KH Wahid Hasyim yang mengarah Tanah Abang dan Sabang. Serta menutupi jalan di Jalan MH Thamrin yang mengarah ke Jalan Medan Merdeka Barat. Barikade Brimob itu berjarak sekitar 200 meter dari barikade kawat berduri.

Jalan MH Thamrin menuju Bawaslu masih ditutup untuk arus lalu lintas kendaraan bermotor. Namun para pekerja atau pengguna MRT Jakarta bisa melintasi jalan tersebut dengan berjalan kaki melalui jalan di depan Plaza Indonesia dan Hotel Pullman.

Untuk akses jalan di depan Bawaslu dan Sarinah, warga tidak diizinkan melintas oleh Brimob.



Sumber: BeritaSatu.com