Polri Jalin Sinergi dengan TNI Lewat Olahraga dan Seni

Polri Jalin Sinergi dengan TNI Lewat Olahraga dan Seni
Kapolri Jenderal Tito Karnavian dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, usai melaksanakan gerak jalan dan berfoto bersama penerjun payung, di Monas, Jakarta Pusat. ( Foto: Beritasatu Photo / Bayu Marhaenjati )
Bayu Marhaenjati / WBP Minggu, 7 Juli 2019 | 11:17 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - TNI bersama Polri menggelar olahraga gerak jalan bersama masyarakat dalam rangka memperingati HUT ke-73 Bhayangkara Polri, di Monumen Nasional (Monas), Gambir, Jakarta Pusat. Kegiatan ini merupakan bentuk soliditas dan sinergitas TNI-Polri dalam menjaga stabilitas keamanan negara.

Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengatakan, kegiatan olahraga gerak jalan ini merupakan bagian dari rangkaian HUT ke-73 Bhayangkara Polri yang diperingati setiap tanggal 1 Juli.

"Pagi hari ini, kita melaksanakan olahraga bersama, gerak jalan bersama TNI-Polri serta segenap masyarakat yang ada di Jakarta dalam rangka peringatan Hari Bhayangkara yang ke-73, tanggal 1 Juli 1946-1 Juli 2019," ujar Tito Karnavian, di Monas, Minggu (7/7/2019).

Dikatakan Tito, sebenarnya acara peringatan puncak Hari Bhayangkara diperingati setiap tanggal 1 Juli, namun karena ada dinamika pengamanan pemilu, rencana upacara digelar secara serentak, tanggal 10 Juli mendatang. "Acara puncaknya sendiri akan dilaksanakan tanggal 10 Juli dalam bentuk upacara dilaksanakan serentak baik di tingkat Polda, Polres, Polsek," ungkap Tito Karnavian.

Tito menyampaikan, sebelum tanggal 10 Juli, digelar sejumlah rangkaian kegiatan bertemakan seni, karya dan olahraga. "Intinya kegiatan kebersamaan Polri dan TNI sekaligus bersama-sama masyarakat. Karena tiga komponen ini, kami sangat merasakan, selaku pimpinan Polri, membuat situasi menjadi kondisif seperti yang kita rasakan saat ini," kata Tito Karnavian.

Tito menuturkan, dalam kurun waktu satu tahun terakhir, cukup banyak bukti kebersamaan menjadi pilar yang sangat penting bagi bangsa Indonesia.

"Dalam waktu 1 tahun terakhir kami bersama-sama bapak panglima bekerja bersama-sama menangani pilpres dan Pilkada 2018, yang kita semua tahu alhamdulillah berjalan baik. Kemudian ada bencana alam besar di Lombok, Palu, Selat Sunda. Alhamdulillah, kebersamaan TNI-Polri, hadirnya bapak panglima dan saya di lokasi bersama-sama dengan segenap jajaran masing-masing bersatu dengan masyarakat, Alhamdulillah ini bisa kita lalui dengan baik," jelas Tito Karnavian.

Menurut Tito, hampir 10 bulan pelaksanaan pengamanan pemilu memakan energi yang cukup berat dan terjadi polarisasi masyarakat. "Sekali lagi, kebersamaan ini menjadi modal yang sangat penting karena TNI lembaga vertikal terbesar nomor satu, kemudian Polri lembaga vertikal nomor dua, ketika ini menjadi satu, didukung masyarakat, alhamdulilah pileg, pilpres yang sangat complicated ini juga bisa kita lalui dengan baik. Dan Insya Allah ke depan kita berharap kebersamaan ini juga akan menjadikan bangsa lebih maju dan NKRI tetap utuh, insyaallah," tandas Tito Karnavian.

Hadir dalam acara gerak jalan itu, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, pejabat Mabes TNI, pejabat Mabes Polri, dan elemen masyarakat. Selain gerak jalan, masyarakat juga disuguhkan hiburan artis, dan atraksi terjun payung.



Sumber: BeritaSatu.com