JK Tegaskan Tugas TNI dan Polri Bukan Hanya Menjaga Keamanan

JK Tegaskan Tugas TNI dan Polri Bukan Hanya Menjaga Keamanan
Jusuf Kalla. ( Foto: Antara )
Robertus Wardi / FER Rabu, 14 Agustus 2019 | 17:35 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) menegaskan, tugas TNI dan Polri bukan hanya sebagai penjaga keamanan dan pertahanan negara. Tugas kedua institusi itu saat ini sudah sangat luas dan menyebar ke sejumlah sektor.

‎"TNI dan Polri bukan hanya menjaga pertahanan dan keamanan bangsa. Kita lihat seperti sekarang ini, mengatasi masalah-masalah bangsa, seperti radikalisme apakah itu di Poso, Papua dan tempat lain. Kalau terjadi bencana, yang di depan adalah TNI dan Polri seperti kemarin Panglima dan Kapolri saat mengatasi masalah kebakaran hutan," kata JK saat memberi pembekalan Program Kegiatan Bersama Kejuangan Sesko TNI, Sespimti Polri, Seskoad, Seskoal, Seskoad di Auditorium Seskoal, Jakarta Selatan, Rabu (14/8/2019)‎.

‎JK menyebut pentingnya keamanan dalam sebuah negara. Tidak ada negara maju tanpa keamanan yang baik. Dalam konteks itu, tugas TNI dan Polri menjadi sangat luas karena untuk menjamin terciptanya keamanan dan pertahanan yang baik.

"Tidak ada negara maju tanpa keamanan yang baik dan ketertiban yang baik. Semua negara yang maju, tentu butuh itu. Itulah proporsionalisme TNI-Polri jadi bagian dari pada keutuhan negara ini," jelas JK

JK mengemukakan, masalah bela negara juga bukan hanya bertempur. Akan tetapi bagaimana meningkatkan sumber daya yang ada dan meningkatkan produktivitas ekonomi. Disinilah peran penting TNI dalam memajukan bangsa ini.

"Dalam persepsi kuno diajarkan negara maju butuh pajak. Pajak butuh keamanan. Keamanan butuh tentara, polisi. Kemudian TNI dan Polri butuh peralatan, dan peralatan butuh pajak. Jadi berputar satu lingkaran yg menjadi bagian dari pada tugas kita semua," tandas JK.

Kegiatan pembekalan sendiri diikuti 1.189 perwira TNI dan Polri. Mereka terdiri atas 150 anggota TNI dari Sesko TNI, 62 perwira Polri dari Sespimti, 328 perwira Seskoad, 302 perwira Seskoau dan 30 siswa pascasarjana.

Tujuan Program Kegiatan Bersama Kejuangan adalah mencetak perwira TNI dan Polri sebagai calon pemimpin negara yang memiliki kemampuan merumuskan konsep pembangunan bangsa.



Sumber: Suara Pembaruan