Panglima TNI: Latihan PPRC Tingkatkan Profesionalitas Prajurit

Panglima TNI: Latihan PPRC Tingkatkan Profesionalitas Prajurit
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memberikan keterangan setelah menyaksikan latihan kesiapsiagaan PPRC TNI 2019 di Lanud Silas Papare Sentani, Jayapura, Papua, Rabu, 4 September 2019. ( Foto: Istimewa / Puspen TNI )
Asni Ovier / AO Rabu, 4 September 2019 | 21:35 WIB

Jayapura, Beritasatu.com - Latihan Pasukan Pemukul Reaksi Cepat (PPRC) digelar untuk meningkatan profesionalitas prajurit TNI. Tahun ini, latihan berada di bawah pembinaan Divisi-2 Kostrad yang berada di Malang, Jawa Timur.

Demikian dikatakan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto setelah menyaksikan secara langsung latihan kesiapsiagaan PPRC TNI 2019 di Lanud Silas Papare Sentani, Jayapura, Papua, Rabu (4/9/2019). Panglima TNI menyampaikan bahwa latihan PPRC TNI 2019 dimaksudkan untuk meningkatkan kesiapsiagaan pasukan PPRC di wilayah Indonesia Timur. “Latihan diadakan di Sentani dan Wamena,” ucapnya.

Di Sentani, unit PPRC yang diterjunkan sebanyak 92 prajurit dari Batalyon Infanteri (Yonif) Para Raider 501/Bajra Yudha dalam tiga kali penerjunan dari pesawat angkut C-130 Hercules, sementara di Wamena sebanyak 64 prajurit. “Latihan dipimpin langsung oleh Pangdivif 3 Kostrad Mayjen Achmad Marzuki. Alhamdulillah, semua berlangsung dengan lancar, aman, dan tujuan dari latihan ini tercapai,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Di sisi lain, Panglima TNI mengungkapkan bahwa kondisi keamanan di Jayapura saat ini sudah aman dan kondusif. “Tadi malam, saya bersama Kapolri telah memantau situasi di Jayapura. Kalau kondisi Jayapura aman dan kondusif, kita segera melakukan rehabilitasi di Jayapura dan seluruh kegiatan masyarakat dan perekenomian sudah lancar,” kata Panglima TNI.

Latihan PPRC TNI 2019 dengan tema “Divisi 2 Kostrad Melaksanakan Operasi Linud di Wilayah Papua Dalam Rangka Mendukung Tugas Pokok TNI” bertujuan untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan prajurit Divisi 2 Kostrad dalam melaksanakan latihan operasi Linud secara berhasil dan berdaya guna.

Latihan PPRC TNI juga untuk menguji konsep rencana operasi yang telah di revisi sebagai hasil dari proses pengambilan keputusan Komandan PPRC TNI dan Staf dalam rangka mengantisipasi dan merespon kemungkinan kontijensi yang timbul di wilayah tertentu sesuai rencana operasi yang telah disusun.

Turut serta mendampingi Panglima TNI, antara lain Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Asops Panglima TNI Mayjen Ganip Warsito, Aster Panglima TNI Mayjen George Elnadus Supit, Aslog Panglima TNI Marsda Kukuh Sudibyanto, Pangdivif 2 Kostrad Mayjen Tri Yuniarto, Pangdam XVII/Cendrawasih Mayjen Yoshua Pandit Sembiring, Danlantamal X Brigjen (Mar) Nurri Andrianis Djatmiko, Danlanud Silas Papare Marsma Tribowo Budi Santoso, dan Wali Kota Jayapuran Benhur Tommy Mano.



Sumber: BeritaSatu.com