Tiga Putra Papua Jadi Prajurit TNI, Satgas Yonif 411 Kostrad Syukuran Adat

Tiga Putra Papua Jadi Prajurit TNI, Satgas Yonif 411 Kostrad Syukuran Adat
Komandan Satuan Tugas (Dansatgas) Pengamanan Perbatasan Indonesia-Papua Nugini (Pamtas RI-PNG) Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya melantik tiga putra asli Suku Kanum, Papua, menjadi prajurit TNI AD di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu, 14 September 2019. ( Foto: Istimewa / Puspen TNI )
Asni Ovier / AO Minggu, 15 September 2019 | 18:25 WIB

Merauke, Beritasatu.com - Suasana sakral dan penuh suka cita sangat terasa pada saat anggota Pos Yanggandur Satgas Pengamanan Perbatasan (Pamtas) RI dan Papua Nugini Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad mengikuti acara syukuran adat atas dilantiknya tiga putra asli Suku Kanum, Papua, menjadi prajurit TNI AD. Syukuran adat itu digelar di Kampung Yanggandur, Distrik Sota, Kabupaten Merauke, Papua, Sabtu (14/9/2019).

"Di Kampung Yanggandur telah dilaksanakan acara syukuran adat yang digelar oleh Suku Kanum atas keberhasilan tiga putra asli Suku Kanum resmi dilantik menjadi prajurit TNI AD,” ujar Komandan Satgas (Dansatgas) Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Mayor Inf Rizky Aditya di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua.

Dikatakan bahwa rangkaian kegiatan syukuran adat tersebut digelar selama 12 jam, dimulai sejak pukul 18.00 WIT dan berakhir pada keesokan harinya pukul 06.00 WIT. "Dalam kegiatan ini, lima anggota Pos Yanggandur yang dipimpin oleh Danpos Letda Inf Mohamad Rizal DK turut ikut serta dalam rangkaian acara syukuran adat tersebut,” kata Dansatgas.

Dansatgas juga menyampaikan bahwa prosesi acara diawali dengan iring-iringan menuju halaman rumah sambil menari Karamo serta bernyanyi dan memainkan alat musik Tifa dengan memegang obor dipimpin langsung oleh Kepala Suku Kanum, Jeremias Dimar.

“Keharmonisan warga dan Satgas yang terlihat dalam syukuran adat merupakan salah satu bukti kelestarian ragam budaya di Tanah Papua. Kami, anggota Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad turut bahagia dan bangga atas dilantiknya putra asli Suku Kanum, yakni Prada Florentinus Mayua, Prada Yosep Mbanggu, dan Prada Yohanes Ndiken menjadi prajurit TNI AD," kata Mayor Inf Rizky Aditya.

Sementara itu, Kepala Suku Kanum, Jeremias Dimar mengatakan, dalam syukuran adat ini disematkan mahkota kepala sebagai tanda melepas ketiga prajurit untuk mengabdi kepada negara. "Dalam syukuran juga sekaligus mendoakan mereka agar selalu sukses dalam menjalankan tugas,” jelasnya.

Jeremias mengatakan, seluruh warga suku Kanum sangat bahagia karena tiga putra asli suku itu telah berhasil menjadi prajurit TNI AD. "Acara syukuran adat ini adalah ungkapan kebahagiaan kami semua. Anggota Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad adalah bagian dari keluarga kami, bersama-sama dan bersuka cita melalui tarian Karamo,” kata Jeremias.



Sumber: Suara Pembaruan