Menhan: Bela Negara Harus Total

Menhan: Bela Negara Harus Total
Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. ( Foto: Beritasatu Photo / Yeremia Sukoyo )
Hotman Siregar / CAH Kamis, 26 September 2019 | 21:11 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - DPR RI mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pengelolaan Sumber Daya Nasional (RUU PSDN) menjadi UU. Pengesahan RUU dilakukan dalam rapat paripurna DPR di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (26/9/2019).

Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu mengatakan, bahwa dengan pengesahan RUU PSDN, program bela negara telah memiliki payung hukum. Ryamizard juga tidak lupa mengucapkan terima kasih kepada pihak DPR.

"Kami sangat mengucapkan terima kasih kepada semua pihak atas segala perhatian dan dukungan dalam menyelesaikan proses pembahasan RUU ini," ujar Ryamizard di kompleks parlemen, Senayan Jakarta, Kamis (26/9/2019).

RUU PSDN diselesaikan pembahasannya pada tanggal 23 September 2019 dengan keputusan disetujui untuk dibawa ke tahap selanjutnya pada forum pengambilan keputusan tingkat II pada rapat paripurna DPR RI.

Dikatakan Ryamizard, bahwa sistem Pertanahan negara Indonesia bersifat semesta yang melibatkan seluruh warga negara, sumber daya negara, sumber daya alam, sumber daya buatan dan sarana-prasarana yang dipersiapkan sejak dini. Bela negara diselenggarakan secara total, terarah dan berlanjut.

Menurutnya mempertahankan negara dengan mempertimbangkan dinamika perkembangan lingkungan strategis serta geostrategis Indonesia. Sebab, Indonesia berada pada persilangan dua benua dan dua samudera.

"Bentuk ancaman ke depan ini semakin kompleks," katanya.



Sumber: Suara Pembaruan