Beri Kuliah Umum di ITB, Danseskoal Sebut Pentingnya Teknologi Maritim

Beri Kuliah Umum di ITB, Danseskoal Sebut Pentingnya Teknologi Maritim
Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda Amarulla Octavian berfoto bersama mahasiswa dan pengajar setelah memberi kuliah umum di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Rabu, 16 Oktober 2019. ( Foto: Istimewa / Seskoal )
Asni Ovier / AO Rabu, 16 Oktober 2019 | 21:45 WIB

Bandung, Beritasatu.com - Komandan Sekolah Staf dan Komando TNI Angkatan Laut (Seskoal) Laksamana Muda Amarulla Octavian memberi kuliah umum di Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, Rabu (16/10/2019. Kulian umum yang digelar di Aula Barat Kampus ITB, Bandung itu, diawali dengan sambutan Rektor ITB Kadarsah Suryadi.

Kuliah umum dihadiri para pejabat rektorat ITB, antara lain Djarot Widagdo dan Armi Susandi, beserta beberapa dosen dari berbagai fakultas dan program studi. Para mahasiswa S1, S2, dan S3 sebanyak lebih dari 600 orang mengikuti kuliah umum dengan seksama dan sangat antusias mengajukan pertanyaan. Diskusi berlangsung dengan baik saat tanya jawab ketika materi kuliah umum memasuki topik bahasan teknologi militer terkini.

Danseskoal Laksamana Muda Amarulla Octavian membawa kuliah umum dengan materi berjudul “Teknologi Peperangan Laut Modern” dan disampaikan secara komprehensif. Materi kuliah juga banyak membahas berbagai dinamika lingkungan strategis, terutama teknologi terkini yang digunakan oleh angkatan laut di dunia.

Teknologi persenjataan nuklir yang dibawa oleh rudal jarak jauh menjadi salah satu topik yang menarik minat para mahasiswa ITB selain teknologi maritim terkait pemanfaatan unmanned system, baik UAV, USV, maupun USSV.

"TNI AL harus melakukan perubahan dengan melakukan peningkatan kualitas prajurit yang mampu mengelaborasi ilmu pengetahuan dan penguasaan teknologi alutsista masa kini dan masa mendatang. ITB sebagai perguruan tinggi merupakan entitas ilmiah sekaligus sebagai mesin produksi manusia berkualitas yang mampu membangun dan mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi," ujar Danseskoal.

Oleh karena itu, ujarnya, selain penguasaan berbagai bahasa internasional atau etika, mahasiswa yang unggul berkarakter Pancasila harus terus memperbarui dan memperluas wawasan untuk maju dan berkembang. Hal ni selaras dengan program pemerintah lima tahun ke depan untuk meningkatkan sumber daya manusia yang unggul menuju Indonesia maju.



Sumber: Suara Pembaruan