Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Gelar Keliling di Perbatasan RI-PNG

Satgas Yonif MR 411/Pdw Kostrad Gelar Keliling di Perbatasan RI-PNG
Anggota Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Yonif MR 411/Pdw memberikan bantuan pengobatan kepada warga di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis, 17 Oktober 2019. ( Foto: Istimewa / Puspen TNI )
Asni Ovier / AO Jumat, 18 Oktober 2019 | 06:16 WIB

Merauke, Beritasatu.com - Sebagai bentuk konsistensi terhadap masalah kesehatan warga di perbatasan, untuk kesekian kalinya personel Satuan Tugas Pengamanan Perbatasan (Satgas Pamtas) RI-PNG Batalyon Infanteri Mekanis Raider (Yonif MR) 411/Pdw Kostrad melaksanakan pengobatan keliling ke rumah-rumah warga. Lokasi pengobatan gratis, antara lain di Kampung Kondo, Distrik Neukenjerai, Kabupaten Merauke, Papua.

“Kegiatan pengobatan keliling ini dilakukan oleh lima personel Satgas dipimpin Letda Inf Ulivo Dicky Pambudi yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Pos (Danpos) Kondo, dimulai sejak pukul 09.00 hingga 15.00 WIT,” ujar Perwira Penerangan (Papen) Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad, Kapten Chk Agung Priyadi, di Distrik Elikobel, Kabupaten Merauke, Papua, Kamis (17/10/2019).

Menurut Kapten Agung Priyadi, pelaksanaan pengobatan keliling ini sebagai bentuk perhatian dan kepedulian Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad untuk mengatasi masalah kesehatan masyarakat di tempat penugasan.

“Ada 27 orang warga Kampung Kondo ikut serta dalam pengobatan yang dilakukan hari ini dengan berbagai macam keluhan, di antaranya demam, batuk, flu, sakit kepala, sakit pinggang, bekas luka, dan gatal-gatal pada kulit,” kata dia.

Sementara itu, dokter Satgas Letda Ckm dr M Akbar Andriansah menjelaskan, program pengobatan keliling yang langsung mendatangi rumah-rumah warga dilakukan oleh seluruh Pos Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad. Pasalnya, banyak kampung yang kesulitan untuk mendapatkan sarana layanan kesehatan di wilayah tersebut, seperti Kampung Kondo.

“Banyak wilayah yang sarana kesehatan, seperti Puskesmas, cukup jauh dari kampung, sehingga warga enggan untuk memeriksakan kesehatan mereka saat sakit. Ini kewajiban Satgas melalui pos-pos terdekat yang mendatangi rumah warga untuk memberikan layanan kesehatan langsung kepada warga,” imbuhnya.

Kepala Adat Kampung Kondo, Nikolaus Sangra yang hadir dalam kegiatan itu merasa senang dengan kegiatan pengobatan keliling yang dilakukan oleh personel Satgas Pamtas RI-PNG Yonif MR 411/Pdw Kostrad. Menurutnya, prajurit TNI dapat secara langsung membantu masalah kesehatan warga.

“Kami warga Kampung Kondo mengucapkan terima kasih atas kepedulian Bapak-bapak TNI dalam membantu memberikan pengobatan kepada warga kampung kami yang sakit tanpa kami harus jauh-jauh berobat ke Puskesmas,” ujarnya.



Sumber: Suara Pembaruan