Panglima TNI Ingatkan Pentingnya Sinergisitas TNI-Polri dalam Menjaga NKRI

Panglima TNI Ingatkan Pentingnya Sinergisitas TNI-Polri dalam Menjaga NKRI
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Plt Kapolri Komjen Ari Dono Sukmanto bersama 820 prajurit TNI dan Polri di Markas Kodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu, 26 Oktober 2019. ( Foto: Istimewa / Puspen TNI )
Asni Ovier / AO Sabtu, 26 Oktober 2019 | 11:47 WIB

Wamena, Beritasatu.com - Kunci dari kesuksesan dan keberhasilan menjaga stabilitas keamanan untuk menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) tetap utuh adalah sinergitas antara prajurit TNI dan Polri. Tanpa ada sinergi tersebut, maka akan ada gangguan. Sinergi prajurit TNI dan Polri akan menghilangkan ego sektoral, sehingga gangguan sekecil apa pun di lapangan semuanya dapat diatasi.

Hal tersebut disampaikan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Plt Kapolri Komjen Ari Dono Sukmanto di hadapan 820 prajurit TNI dan Polri di Markas Kodim 1702/Jayawijaya, Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Sabtu (26/10/2019).

“Kinerja luar biasa yang ditunjukkan oleh prajurit TNI dan anggota Polri dengan bahu membahu dapat melaksanakan tugas yang diemban oleh negara dan berhasil, sehingga menjadi kebanggaan rakyat Indonesia,” ujar Panglima TNI

Di hadapan prajurit TNI dan anggota Polri tersebut, Marsekal Hadi Tjahjanto mengingatkan agar sinergitas TNI-Polri terus dijaga, mulai dari tingkat paling bawah, yakni Babinsa, hingga Bhabinkamtibmas, kapolsek, dandim, kapolres, pangdam dan kapolda, termasuk sampai tingkat Panglima TNI dan Kapolri.

Sinergitas TNI-Polri harus terus dijaga, ujar Panglima TNI, karena ada pihak-pihak lain di luar sana yang menginginkan sinergi prajurit TNI dan anggota Polri terganggu. “Dengan niat dari hati yang paling dalam dari kita semua, mari kita tetap mempertahankan sinergitas demi menjaga keutuhan NKRI,” kata Panglima TNI.

Panglima TNI juga mengungkapkan bahwa dengan adanya sinergitas TNI-Polri, maka proses pesta demokrasi dari awal pilkada serentak, kampanye, pileg, pilpres, termasuk pengamanan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden terpilih periode 2019-2024 serta pelantikan Menteri Kabinet Indonesia Maju, semuanya bisa berjalan dengan aman, damai, lancar, dan sukses.

Terkait rencana kunjungan kerja Presiden Joko Widodo dalam waktu dekat ke Papua Barat, Panglima TNI mengatakan bahwa Wamena adalah wilayah yang aman dan damai. Masyarakat setempat sekarang bisa melaksanakan kehidupan ekonomi dan proses pendidikan dengan baik serta pemerintah daerah juga berjalan dengan lancar.

“Untuk itu, mari kita sama-sama bertugas menyukseskan kunjungan kerja Presiden di bumi Wamena yang subur dan penuh damai,” katanya.

Acara itu dihadiri pula Mendagri Jenderal Tito Karnavian, Wakasau Marsdya Fahru Zaini Isnanto, Kepala Badan Siber dan Sandi Negara Hinsa Siburian, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Asops Panglima TNI Mayjen Ganip Warsito, Aslog Panglima TNI Marsda Kukuh Sudibyanto, dan Aslog Kasau Marsda Abdul Wahab.



Sumber: Suara Pembaruan