Mabes TNI Siapkan Kekuatan Hadapi Kerawanan Pilkada 2020

Mabes TNI Siapkan Kekuatan Hadapi Kerawanan Pilkada 2020
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto (kiri) bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian meninjau pasukan saat apel pengamanan menjelang pelantikan presiden dan wakil presiden di Jakarta, Kamis (17/10/2019). ( Foto: Suara Pembaruan / Ruht Semiono )
Markus Junianto Sihaloho / YUD Rabu, 6 November 2019 | 15:30 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Mabes TNI menyatakan terdapat sejumlah kerawanan dalam pelaksanaan pilkada serentak tahun 2020 yang sudah diprediksi. Dan utamanya kerawanan terbesar ada di wilayah Papua.

Menurut Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto, di hadapan Komisi I DPR, Rabu (6/11/2019), pilkada 2020 akan dilaksanakan di 270 daerah yang terdiri 9 provinsi, 37 kota, dan 224 kabupaten. Dan potensi kerawanan dalam pilkada terdapat pada aspek penyelenggaraan, aspek kontestasi, dan aspek partisipasi.

"Adapun daerah yang diperkirakan berpotensi konflik karena isu SARA, konflik horizontal dan politik uang adalah wilayah Papua," kata Hadi.

Kata dia, TNI akan dilibatkan dalam proses pengamanan tahapan pilkada, sama seperti pilkada di tahun-tahun sebelumnya. Guna mengamankan pelaksanaan pilkada serentak tersebut, TNI menyiagakan personel dan Alutsista untuk perbantuan kepada Polri sesuai dengan Undang-undang dan aturan yang berlaku.

"Pada pemilu yang lalu TNI mengerahkan kekuatan sebesar duapertiga dari kekuatan yang dikerahkan oleh Polri," ujarnya.



Sumber: BeritaSatu.com