Panglima TNI: Sinergi TNI-Polri Sampai Akhir Hayat

Panglima TNI: Sinergi TNI-Polri Sampai Akhir Hayat
Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Idham Azis sebelum memberikan pengarahan kepada 982 prajurit TNI dan Polri se-Jayawijaya di Gedung Ukumearek Asso, Wamena, Papua, Kamis, 28 November 2019. ( Foto: Istimewa / Puspen TNI )
Asni Ovier / AO Kamis, 28 November 2019 | 20:05 WIB

Wamena, Beritasatu.com - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Idham Azis memberikan pengarahan kepada 982 prajurit TNI dan Polri se-Jayawijaya di Gedung Ukumearek Asso, Wamena, Papua, Kamis (28/11/2019). Dalam pengarahannya, Panglima TNI menegaskan bahwa kunci keberhasilan dalam pelaksanaan tugas adalah sinergi TNI dan Polri

"Apabila TNI dan Polri, yang merupakan kekuatan pertahanan dan keamanan terbesar, tegak lurus dan bisa bersinergi, maka stabilitas keamanan pasti akan bisa terjaga dengan baik dalam rangka melaksanakan tugas menjaga Negara Kesatuan Republik Indonesia," kata Panglima TNI.

Marsekal Hadi menegaskan bahwa Indonesia yang damai bisa tercipta apabila prajurit TNI dan Polri selalu bekerja sama dan mampu menjaga sinergisitas sampai akhir hayat. “Saya mengapresiasi kepada seluruh prajurit TNI dan Polri, khususnya di Wamena, karena telah menunjukan kerja sama yang baik dan menunjukkan loyalitas, sehingga mampu melaksanakan tugas yang diberikan dengan baik,” ujarnya.

Untuk itu, prajurit TNI dan Polri tetap harus siaga dan membangun kerja sama yang baik serta tidak boleh lengah dalam melaksanakan tugas yang rutin ini. “Tetaplah waspada dalam melaksanakan tugas di wilayah yang jauh dari keluarga dan hindari kegiatan-kegiatan rutin,” kata Marsekal Hadi Tjahjanto.

Panglima TNI mengatakan bahwa para prajurit TNI dan Polri harus selalu mendekati rakyat, kontak dengan masyarakat, berkoordinasi dengan tokoh adat, tokoh masyarakat, dan tokoh agama. Dengarkan apa yang disampaikan warga masyarakat, karena tugas TNI dan Polri adalah mengatasi kesulitan rakyat di sekitarnya.

“Apa yang mereka inginkan kita harus dengar, kalau kita mau menyelesaikan permasalahan masyarakat sampaikan ke komando atas termasuk dengan tokoh agama dan tokoh masyarakat karena itu sangat penting. Apabila kita sudah dekat dengan mereka, pemasalahan sekecil apa pun bisa teratasi dengan baik karena TNI-Polri ada di tengah-tengah,” ujarnya.

Panglima TNI mengingatkan bahwa tugas TNI-Polri ke depan masih panjang, di antaranya memberikan keamanan pada saat perayaan natal dan tahun baru. Untuk itu, para prajurit harus tetap menjaga kesehatan agar selalu prima dalam melaksanakan tugas.

“Perayaan natal dan tahun baru nanti TNI dan Polri harus menjaga kestabilan keamanan dengan baik agar masyarakat yang merayakannya bisa merasa aman, tentram, dan damai,” ujarnya.

Turut hadir dalam kesempatan tersebut antara lain Pangkogabwilhan III Letjen Ganip Warsito, Pangdam XVII/Cenderawasih Mayjen Herman Asaribab, Pangkoarmada III Laksda I NG Ariawan, Pangkoopsau III Marsda Andyawan Martono P, Kapolda Papua Irjen Paulus Waterpauw, Aslog Panglima TNI Marsda Kukuh Sudibyanto, Aster Panglima TNI Mayjen George E Supit, dan Kabais TNI Marsda Kisenda Wiranata Kusuma.



Sumber: Suara Pembaruan