Irjen Fakhrizal Diminta Jadi Pemimpin di Sumatra Barat

Irjen Fakhrizal Diminta Jadi Pemimpin di Sumatra Barat
Irjen Fakhrizal ( Foto: Istimewa )
Asni Ovier / AO Sabtu, 7 Desember 2019 | 22:19 WIB

Jakarta, Beritasatu.com - Kapolri Jenderal Idham Azis memutasi sejumlah pejabat di Polri, salah satunya Kapolda Sumatera Barat (Sumbar), Irjen Fakhrizal. Posisi Kapolda Sumbar diisi oleh Irjen Toni Harmanto, sementara Fakhrizal dimutasi menjadi Analis Kebijakan Utama Bidang Sabhara Baharkam Polri

Dimutasinya Fakhrizal itu membuat kaget sejumlah pihak, terutama tokoh masyakarat Sumbar. Ketua DPW Muhammadiah Sumatra Barat Shofwan Karim mengatakan, dirinya baru mendengar kabar mutasi Fakhrizal ini dari media massa. Menurut Shofwan Karim, Irjen Fakhrizal sebenarnya sudah sangat pas menduduki jabatan Kapolda Sumatra Barat.

Dikatakan, keamanan di Sumatra Barat selama Irjen Fakhrizal menjabat sebagai Kapolda lebih terkendali dan sangat kondusif. "Ini pendapat saya secara pribadi. Kabar ini membuat saya kaget, karena kondisi di Sumbar selama Fakhrizal menjabat sangat kondusif," kata Shofwan Karim dalam siaran pers yang diterima di Jakarta, Sabtu (7/12/2019).

Shofwan berharap Fakhrizal tidak hengkang dari Sumatra Barat dengan mengambil keputusan pensiun dini. Dengan pangkatnya sebagai jenderal bintang dua, Fakhrizal sebenarnya sudah setara dengan jabatan gubernur. Oleh karena itu, Shofwan akan mendukung penuh jika Fakhrizal menetap di Sumbar dan mau menjadi gubernur di sana.

"Sosok seperti Irjen Fakhrizal itu sangat khas dan masyarakat Sumatra Barat sangat membutuhkan. Dia harus penisun dini dan tetap berada di Sumatra Barat sebagai gubernur," kata Shofwan Karim.

Di Sumatra Barat, ujarnya, Fakhrizal dikenal sebagai "Kapolda Ninik Mamak" yang sangat mengayomi masyarakat. Fakhrizal memberikan akses kepada masyarakat untuk bisa menghubungi dirinya secara langsung jika ada masalah menyangkut keamanan dan ketertiban.



Sumber: Suara Pembaruan