Anggota Komisi I DPR Khawatir Nelayan Tiongkok di Natuna Hanya Kedok
Logo BeritaSatu
INDEX

AGRI 1577 (0)   |   BASIC-IND 938 (0)   |   BISNIS-27 478 (-2)   |   COMPOSITE 5970 (-24)   |   CONSUMER 1621 (0)   |   DBX 1399 (0)   |   FINANCE 1361 (0)   |   I-GRADE 167 (-1)   |   IDX30 472 (-2)   |   IDX80 128 (-0)   |   IDXBASIC 1238 (-9)   |   IDXBUMN20 362 (-2)   |   IDXCYCLIC 737 (-3)   |   IDXENERGY 740 (3)   |   IDXESGL 129 (-0)   |   IDXFINANCE 1333 (-6)   |   IDXG30 133 (-0)   |   IDXHEALTH 1280 (3)   |   IDXHIDIV20 418 (-2)   |   IDXINDUST 960 (-5)   |   IDXINFRA 873 (-4)   |   IDXMESBUMN 103 (-0)   |   IDXNONCYC 731 (-1)   |   IDXPROPERT 875 (-2)   |   IDXQ30 135 (-0)   |   IDXSMC-COM 281 (-0)   |   IDXSMC-LIQ 334 (-1)   |   IDXTECHNO 3345 (-54)   |   IDXTRANS 1045 (-3)   |   IDXV30 126 (-0)   |   INFOBANK15 959 (-5)   |   INFRASTRUC 1036 (0)   |   Investor33 407 (-1)   |   ISSI 175 (-0)   |   JII 573 (-2)   |   JII70 204 (-1)   |   KOMPAS100 1132 (-6)   |   LQ45 888 (-4)   |   MANUFACTUR 1250 (0)   |   MBX 1591 (-7)   |   MINING 1939 (0)   |   MISC-IND 1036 (0)   |   MNC36 302 (-1)   |   PEFINDO25 291 (0)   |   PROPERTY 351 (0)   |   SMinfra18 295 (-1)   |   SRI-KEHATI 341 (-1)   |   TRADE 872 (0)   |  

Anggota Komisi I DPR Khawatir Nelayan Tiongkok di Natuna Hanya Kedok

Senin, 13 Januari 2020 | 20:07 WIB
Oleh : Yeremia Sukoyo / JAS

Jakarta, Beritasatu.com - Anggota Komisi I DPR, Sukamta, menilai, pemerintah Indonesia harus bisa memastikan apakah pelanggaran batas wilayah perairan di Natuna yang dilakukan Tiongkok memang sekadar pencurian ikan, atau ada hal yang lain. Jangan sampai, kasus pelanggaran batas wilayah oleh nelayan hanya sebuah misi kamuflase atau kedok untuk menutupi maksud sesungguhnya negara Tiongkok.

"Kita khawatirkan Cina (Tiongkok) hanya menjadikan nelayan sebagai cover, sehingga kita perlu memastikan mereka tidak melakukan langkah yang membahayakan kita secara umum," kata Sukamta, dalam diskusi Centre for Dialogue and Cooperation bertema "Kedaulatan RI Atas Natuna", Senin (13/1/2020) di Jakarta.

Menurutnya, sampai dengan saat ini memang ada sejumlah kejanggalan ketika Indonesia menyingkapi kasus pelanggaran batas wilayah yang dilakukan nelayan Tiongkok. Salah satunya adalah Malaysia yang sama sekali tidak merespons keberadaan nelayan Tiongkok di perairannya.

"Malaysia wilayahnya digunakan lalu lalang nelayan Cina, tetapi diam. Tidak mungkin negara Malaysia tidak sadar. Kita berharap pemerintah kompak menghadapi ini," ucapnya.

Menurut Sukamta, isu perairan Natuna membuat DPR bersuara tunggal, yakni untuk urusan kedaulatan Indonesia jangan sampai berkompromi. Pemerintah pun harus berjuang maksimal untuk menjaga kedaulatan indonesia.

"Yang dilakukan Cina melanggar ZEE yang itu menjadi haknya indonesia. Untuk urusan kedaulatan kita tidak kompromi. Ini waktunya menterjemahkan jargon NKRI harga mati," tegasnya.



Sumber: Suara Pembaruan


BAGIKAN




BERITA LAINNYA

Bamsoet: Uni Eropa Merusak Tatanan Perdagangan Global

Indonesia harus lebih fokus dan bersungguh-sungguh dalam mewujudkan energi baru terbarukan.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Kasus Wahyu, KPU: Kami Tidak Terlibat

KPU menegaskan bahwa pihaknya tidak terlibat dalam kasus yang membelit mantan Komisioner KPU Wahyu Setiawan.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Nelayan Tiongkok di Natuna Disinyalir Tak Sekadar Cari Ikan

Kondisi itu diperparah dengan semakin terjepitnya Tiongkok oleh Amerika yang membuat aliansi dengan negara lain seperti Jepang, India, dan bahkan Australia.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Minta Tambahan Dana Blanko E-KTP, Mendagri Temui Menkeu

Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menemui Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati untuk meminta anggaran tambahan dalam rangka penambahan blanko E-KTP.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Zuraidah Sudah Ambil Uang Kematian Hakim Jamaluddin

Zuraidah dikabarkan tidak terima harta suaminya juga diwariskan kepada anak Jamaluddin dari pernikahan terdahulu.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Ini Motif Zuraidah Jadi Otak Pembunuhan Hakim PN Medan

Zuraidah Hanum mengklaim bahwa suaminya telah mengkhianati pernikahan mereka dengan sering berselingkuh.

NASIONAL | 13 Januari 2020

BMKG: Waspadai Potensi Hujan Lebat di Sejumlah Wilayah

BMKG memprediksi potensi hujan sedang-lebat dapat terjadi di Sumatera bagian barat, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Maluku dan Papua.

NASIONAL | 13 Januari 2020

RI Bersama Belanda dan Korsel Matangkan Konsep Giant Sea Wall

Pemerintah pusat bersama Belanda dan Korea Selatan tengah mematangkan konsep proyek tanggul raksasa sepanjang 35 kilometer tersebut.

NASIONAL | 13 Januari 2020

Wamen BUMN: Penyelesaian Kasus Asabri Berbeda Dibanding Jiwasraya

Wamen BUMN menyebutkan langkah penyelesaian kasus PT Asabri (Persero) akan berbeda dengan PT Asuransi Jiwasraya (Persero).

NASIONAL | 13 Januari 2020

KPK Masih Buru Tersangka Pelaku Suap Komisioner KPU

KPK belum berhasil menangkap Harun sejak ditetapkan tersangka pada Kamis pekan lalu.

NASIONAL | 13 Januari 2020


TERKONEKSI BERSAMA KAMI
Copyright © 2021 BeritaSatu
Allright Reserved
CONTACT US
Berita Satu Plaza, Lantai 11 Kav. 35-36,
Jl. Jend. Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Jakarta 12950
Telp: +62 21 2995 7500
Fax: +62 21 5277975
BeritaSatu Media Holdings
CLOSE ADS